INFOSULSEL.COM, MAKASSAR- Seorang aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkot Makassar ketahuan bolos enam bulan kerja. Ia kini tengah dalam pemeriksaan Inspektorat Makassar. Untuk proses pemeriksaan tiga pegawai dipanggil sebagai saksi.
“Mulai kemarin mereka diundang untuk memberikan keterangan. Ada dari Kasubag Kepegawaian, Kasubag Keuangan dan saya hari ini memberikan informasi,’’ jelas Sekretaris Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar, Hari saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (25/5/2022).
ASN yang bolos selama enam bulan itu bernama Koslan. Ia pegawai fungsional di Kesbangpol Makassar. Ulahnya baru ketahuan malas berkantor saat Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) hari pertama kerja pascacuti lebaran di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (9/5/2022).
Pemanggilan tiga pegawai dari Inspektorat untuk mengumpulkan keterangan dari rekan kerja Koslan di Kesbangpol Makassar. Ini merupakan tindak lanjut dari surat Kesbangpol ke Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Kemudian diteruskan ke Inspektorat.
Kendati begitu, Hari menuturkan Koslan sudah mulai berkantor pasca sidak. Meski kinerjanya belum membaik seperti ASN lainnya. “Tiap hari datang walaupun tidak maksimal. Makanya saya bilang relatif lebih bagus dari yang kemarin-kemarin,” katanya.
Koslan tidak ngantor selama 6 bulan karena alasan tidak paham kerjanya. Ia berdalih tidak mengetahui apa yang harus dia lakukan di Kesbangpol Makassar.
“Itu keluhan yang bersangkutan. Dia tidak tahu mau kerja apa,” ujarnya.
Saat ini Koslan tetap harus mengikuti pemeriksaan karena ketidakdisiplinannya sebagai ASN. Pemberian sanksi tergantung dari hasil pemeriksaan Inspektorat.
“Itu pemeriksaan khusus. Hasil inspektorat akan direkomendasikan ke pimpinan. Jadi pimpinanlah yang mengambil kesimpulan,” tegasnya.(riel)






