Fraksi PKS Kritik Serapan Anggaran Pemkot Makassar Rendah

Yeni Rahman

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengkritisi serapan anggaran Pemkot Makassar pada APBD 2022. PKS menyebut Potensi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) semakin tinggi.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PKS Yeni Rahman saat membacakan pandangan akhir fraksi terhadap RAPBD 2023 di Gedung DPRD Makassar, Rabu (30/11/2022). Yeni awalnya mengatakan ingin mengingatkan Pemkot Makassar terkait APBD 2023 nanti.

Bacaan Lainnya

“Kami PKS mengikuti seluruh rangkaian tahapan pembahasan APBD 2023 dan ingin mengingatkan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian terkait belanja pada tahun 2023 yang akan datang. Dan perlu senantiasa dimonitoring dan koordinasikan dengan baik,” kata Yenni.

Dia selanjutnya menyampaikan bahwa tender dini proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) perlu segera dilakukan. Tujuannya agar anggaran yang telah dialokasikan itu bisa terserap dengan baik.

“Pertama, perlunya tender dini pada pengerjaan-pengerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dengan alokasi belanja tertinggi dapat terserap dengan baik,” sebutnya.

Yeni juga mengingatkan kembali bahwa tahun 2022 tersisa dua bulan. Namun demikian, serapan anggaran belanja Pemkot Makassar masih sangat rendah terutama pada serapan belanja infrastruktur.

“Kami perlu mengingatkan hal ini mengingat pada tahun 2022 hingga dua bulan menjalang berakhirnya tahun anggaran, serapan anggaran belanja infrastruktur masih sangat rendah,” ujar Yeni. “Hingga awal November 2022 realisasi belanja baru mencapai 46,40 persen. Sementara pendapatan sudah mencapai 73,72 persen,” sambungnya.(*)

Pos terkait