INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — BNY (15), siswa SMP Athirah Makassar yang tewas akibat terjatuh dari lantai 8, dikenal sebagai murid berprestasi. Sebelum peristiwa tragis yang merenggut nyawanya korban tercatat sebagai siswa kelas VIII Ibnu Mas’ud. Dia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya seorang pejabat dari Kementerian Perhubungan, Dr. Benny Yusur Nurdin.
Communication Department Head PT Kalla, Diah Zaddiah Rustham, mengatakan BNY merupakan anak yang rajin di sekolah. Dia bahkan salah satu murid berprestasi di sekolah tersebut. “Iya, almarhum murid berprestasi,” kata Diah dikutip kumparan, Kamis (25/5/2023).
Menurut Diah, BNY kerap mengikuti berbagai perlombaan atau kompetisi hingga tingkat nasional. Terakhir pada November 2022 lalu, BNY mengikuti Kompetisi Sains Delta Nasional tingkat SMP/MTs dan ia berhasil menyabet juara pertama mata pelajaran Matematika dan meraih medali emas.
Tak hanya ‘jago’ pada mata pelajaran MTK. BNY juga berprestasi pada pelajaran Bahasa Inggris dan IPA. Hal senada juga disampaikan oleh Paman BNY, Andy Setiady. Ia mengakui keponakannya itu merupakan anak yang pintar dan sopan. “Orangnya pendiam. Kalau di rumah itu, dia cuma belajar, main laptop atau HP. Orangnya sederhana, cuma naik ojek online ke sekolah,” katanya.
Sementara ayah korban Benny Nurdin Yusuf mengaku banyak kejanggalan yang harus diungkap dari penyebab kematian anaknya. Salah satunya pesan chat ke ibu kandung korban yang ada kata ‘Anda’.
Benny mengatakan dia dan keluarga besarnya sangat terpukul atas kematian anak bungsunya itu. Dia mengenang Basman sebagai sosok yang sangat dekat dengan keluarga. “Pertama tentu saya dengan istri dan keluarga besar sangat sedih dan terpukul dengan kejadian ini,” ujar Benny.
“Saya tahu persis anak saya itu, kesehariannya kedekatan dengan kami dengan kakak-kakaknya dengan orang tuanya. Saya tahu persis bahkan kalau anak saya pulang sekolah dituntun sama ibunya. Makan berdua nonton sama-sama video call sama,’’ katanya.(*/riel)





