Sah! UMP Sulsel 2024 Naik jadi Rp3,4 Juta

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR |  Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulsel Tahun 2024, Selasa, 21 November 2023.

“Nilai UMP Sulsel 2024 sebesar Rp3.434.298 per bulan. Terdiri atas upah pokok dan tunjungan tetap,” tegas Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.

Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengaku mempertimbangkan tuntutan pekerja.  “Keputusan ini kami ambil dari rekomendasi Dewan Pengupahan Sulsel dengan beberapa opsi. Kami mengambil opsi tertinggi. Jadi ini batas tertingginya,” katanya.

Opsi paling tinggi untuk UMP, lanjut Bahtiar  berdasarkan tiga pilihan opsi jumlah yang diajukan oleh dewan pengupahan,” jelasnya.

UMP yang dimaksud berlaku bagi pekerja atau buruh yang masa kerjanya kurang satu tahun. Upah minimum tersebut dikecualikan bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja yang bersangkutan. Dengan ketentuan minimal 50 persen rata-rata konsumsi masyarakat di tingkat provinsi atau nilai upah yang disepakati paling sedikit 25 persen di atas garis kemiskinan dengan menggunakan data bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik.

Poin keputusan lainnya, pekerja yang mempunyai masa kerja lebih dari satu tahun dan seterusnya, pengusaha wajib menerapkan Struktur dan Skala Upah (SUSU).

“Mudah-mudahan keputusan ini yang justru paling lengkap yang upah paling minimumnya kita atur. Tetapi kita menambahkan norma pentingnya setelah  memperhatikan struktur dan skala upah bagi yang masa kerjanya satu tahun lebih,” ujarnya.

Menututnya, ini norma baru. Merupakan spesifik yang diadopsi dari pengaturan yang lebih tinggi sesuai aspirasi dari pekerja.

Keputusan lainnya, dalam SK Nomor 1671/12/2023 per tanggal 21 November 2023 tersebut mengatur tentang pengusaha dilarang membuat upah lebih rendah dari UMP 2024. Jika pengusaha tidak mematuhi akan dikenakan sanksi. Pekerja yang telah menerima upah di atas ketentuan UMP yang ditetapkan dalam keputusan ini dilarang mengurangi atau menurunkan sesuai yang dituangkan dalam Peraturan Perusahaan dan/atau pada Perjanjian Kerja Bersama sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Keputusan ini berlaku 1 Januari 2024. UMP Sulsel mengalami kenaikan 1,45 persen. UMP Sulsel 2023 senilai Rp3.385.145.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Ardilles menyampaikan, keputusan ini melalui proses yang panjang dan melalui pertimbangan dari seluruh pihak.  “SK ini juga telah mengakomodir usulan serikat buruh yang melakukan aksi demontrasi menyangkut Struktur Skala Upah,” ujarnya.

SK ini tegas Ardilles, wajib dilaksanakan seluruh perusaan di Sulsel. Hadir pada pegumuman ini, para anggota Dewan Pengupahan Sulsel terdiri dari APINDO, Serikat Pekerja dan pakar. (*)

Pos terkait