INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Media lokal Vietnam, Soha, mengingatkan negara Asia Tenggara patut mewaspadai kekuatan Timnas Indonesia. Mereka menyebut skuad Garuda era pelatih Patrick Kluivert bakal lebih garang.
Opini tersebut muncul setelah federasi sepak bola Indonesia PSSI dipastikan kedatangan tiga pemain keturunan asal Belanda dalam waktu dekat ini. Mereka adalah Ole Romeny, Tim Geypens dan Dion Markx.
“Langkah baru Indonesia membuat tim Vietnam dan Thailand sangat waspada,” begitu judul artikel yang dibuat Soha dikutip Bola.com, Kamis (6/2/2025).
“Selain memiliki direktur teknik yang merupakan legenda Ajax, Timnas Indoensia juga bakal memperkuat dua bintangnya lagi untuk berlaga di SEA Games 2025,” tulis media tersebut.
Selain Ole Romeny, Soga juga mengungkapkan ada dua bintang asal Belanda lainnya yang juga sedang menyelesaikan prosedur kewarganegaraan Indonesia. Mereka adalah Tim Henri Victor Geypens dan Dion Wilhelmus Eddy Markx.
Soha mengulas, keputusan pemberian kewarganegaraan kepada ketiga pemain itu diambil dalam rapat paripurna DPR RI. Rapat digelar di Jakarta pada 4 Februari dan DPR RI menyetujui seluruh prosedur naturalisasi para pemain tersebut.
Romeny, Markx, dan Geypens hanya menunggu penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) dan pengambilan sumpah kewarganegaraan RI yang dijadwalkan di London, Inggris, Sabtu 8 Februari 2025, nanti.
Ole Romeny berposisi striker kelahiran 20 Juni 2000. Pemain yang saat ini memperkuat klub Inggris, Oxford United tersebut sudah pernah membela Timnas Belanda kelompok umur, mulai U-18, U-19, hingga U-20.
Tim Geypens lahir pada 2005 dan berposisi sebagai bek kiri untuk klub Emmen (Belanda). Dion Markx juga lahir pada 2005 di Belanda, saat ini bermain untuk NEC Nijmegen dan merupakan salah satu bek tengah muda berprestasi di Liga Belanda.
Selain itu, Soha juga menyoroti rumor kedatangan legenda Timnas Belanda dan Ajax Amsterdam untuk menjadi Direktur Teknik Timnas Indonesia. Sosok yang dimaksud adalah Simon Tahamata.
Secara khusus, dua bintang baru berusia 20 tahun Tim Geypens dan Dion Markx diharapkan bisa menjadi “faktor strategis” bagi Indonesia U-22 untuk menggapai ambisi mempertahankan medali emas SEA Games.”
Sepak bola Indonesia masih giat mengedepankan strategi naturalisasi dan lebih fokus pada kualitas setiap pemainnya. ‘’Langkah PSSI itu juga bisa membuat kompetitor di kawasan, termasuk Vietnam dan Thailand, harus belajar matang dan waspada tinggi,” sebut Soha.(*/riel)





