Ketua DPRD Pangkep, Ir. H. Haris Gani, yang dimintai tanggapan mengakui adanya ketidak beresan atau amburadulnya pendataan. ‘’Kami tidak bisa berbicara lebih jauh. Ini harus dicari akar masalah pendataannya,” katanya.
Menurut Haris Gani, penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara serius dan menyeluruh, dengan melibatkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
Tidak Percaya Pangkep Termiskin
Salah seorang tokoh masyarakat Pangkep, Haris Nonci, mengungkapkan, sejak pemerintah pusat merilis Pangkep daerah termiskin di Sulsel, dia tidak percaya. Dia menduga ada kesalahan pendataan. Bahkan dia menduga ada yang sengaja merekayasa data untuk menjatuhkan nama Pangkep, yang nota bene adalah daerah industri semen dan marmer.
“Menurut kami Pemerintah Kabupaten perlu menelusuri data yang selama ini digunakan untuk menerima bantuan dari pemerintah sehingga Pangkep di posisikan sebagai kabupaten termiskin di Sulsel,” cetus Haris Nonci saat dihubungi lewat telepon genggamnya.
Meraih WTP
Pangkep hampir setiap tahun meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Penghargaan itu tidak diterima begitu saja jika tata kelola keuangannya tidak bagus. ‘’Iironis kalau beberapa tahun belakangan ini Pangkep digolongkan daerah termiskin urutan nomor satu di Sulsel,” cetus Haris. (ramli sn/riel)






