Data Angka Kemiskinan di Pangkep Amburadul, Kinerja Dinsos Dipertanyakan

Kepala Kelurahan Bontolangkasa, Agustini SE

INFOSULSEL.COM, PANGKEP | Tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menuai sorotan dari berbagai pihak. Sejumlah tokoh masyarakat mempertanyakan sumber angka kemiskinan yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024. Tingkat kemiskinan di daerah ini disebutkan mencapai angka 12,41 persen.

Demi mendapatkan informasi akurat wartawan INFOSULSEL.COM melakukan investigasi di sejumlah kelurahan. Di antaranya Kelurahan Bontoa, Kelurahan Sapanan dan Kelurahan Bontolangkasa.

Untuk diketahui di Kabupaten Pangkep terdapat 38 kelurahan dan 65 desa. Atau  103 desa/kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan. Hasil investigasi INFOSULSEL.COM ditemukan ternyata pihak kelurahan sama sekali tak pernah menyerahkan data angka kemiskinan ke pihak Dinas Sosial Pangkep.

‘’Kami tak pernah menyerahkan data angka warga miskin ke Dinas Sosial. Tiba-tiba ada data warga penerima bantuan dari pemerintah pusat. Jumlahnya 600 orang. Data ini dari Dinas Sosial Pengkep, bukan dari kami,” ungkap Kepala Kelurahan Bontolangkasa, Agustini SE, kepada INFOSULSEL.COM.

‘’Saya tidak tahu Dinas Sosial dapat data dari mana angka-angka itu. Kami tidak pernah menyerahkan data ke Dinas Sosial,” cetus Agustini.

Hal itu juga terjadi di Kelurahan Sapanang. Data angka kemiskinan justeru datang dari Dinas Sosial. Jumlahnya sama, 600 orang. Sumber data juga dari Dinas Sosial.Pihak kelurahan pun mengaku tak penrah menyerahkan data ke Dinas Sosial.

“Kami tidak pernah serahkan data kemiskinan ke Dinas Sosial. Justru mereka yang memberi data kepada kami, ” ujar Kepala Kelurahan Bontoa yang ditemui di kantornya.

Ketua DPRD Kabupaten Pangkep Haris Gani

Pos terkait