INFOSULSEL.COM, JAKARTA – Panggung tinju amatir nasional resmi memasuki babak baru yang lebih segar dan menantang. Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) berkolaborasi dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur Tahun 2026.
Ajang bergengsi skala nasional ini dipastikan menjadi medan tempur bagi talenta-talenta tinju terbaik dari 35 provinsi di seluruh Indonesia. Kehadiran ratusan petinju daerah ini tidak sekadar untuk berburu medali, melainkan menjadi tonggak penting dalam peta pembinaan atlet nasional yang berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa esensi dari olahraga tinju melampaui sekadar adu kekuatan fisik dan mengejar kemenangan semata. Olahraga ini menuntut disiplin tinggi, ketangguhan mental, dan kehormatan.
Menurut AHY, kompetisi ini dirancang sebagai arena strategis untuk mengembangkan nilai-nilai kedisiplinan serta membangun karakter bangsa melalui cabang olahraga bela diri.
“Pemerintah optimistis, pembinaan kualitas sumber daya manusia lewat jalur olahraga ini akan melahirkan generasi petinju hebat yang baru,” kata AHY.
Demi menjaring potensi secara menyeluruh, panitia membagi kompetisi ke dalam tiga kategori umur yang krusial, meliputi kelompok Junior, Youth, hingga Elite.
“Pembagian ini memastikan regenerasi atlet berjalan linier dan terstruktur dari akar rumput hingga level senior,” lanjut AHY.
Ada hal yang berbeda dari Kejurnas Piala Menko IPK 2026 dibanding kejurnas tinju Amatir sebelumnya. Salah satunya langkah berani diambil oleh Hillary Brigitta Lasut memilih kawasan pusat perbelanjaan ikonik, Pluit Village Mall, Jakarta Utara, sebagai arena pertandingan. Kompetisi ini berlangsung maraton selama sepekan penuh, mulai tanggal 19 hingga 25 Oktober 2026.





