ARA : Apa Yang Salah Kalau RT-RW Diberi Insentif

Wakil Ketua DPRD kota Makassar, Adi Rasyid Ali berbincang santai bersama Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.(foto: s. syahril)

INFOSULSEL. COM,  MAKASSAR –Wakil Ketua DPRD Makassar  Adi Rasyid Ali menegaskan mekanisme pemberian insentif bagi RT/RW oleh Pemkot Makassar sudah benar.

“Tidak ada yang salah dalam pemberian insentif kepada RT dan RW. Termasuk besaran nilainya yakni Rp 1 juta,” jelas ARA, sapaannya, Sabtu (12/8/2017).

Bacaan Lainnya

Ketua DPC Partai Demokrat kota Makassar ini adalah wakil rakyat yang mengusulkan pemberian insentif kepada RT/RW di awal kepemimpinan Danny Pomanto.

Ia menjelaskan pola pemberian insentif RT dan RW diatur berjenjang. Indikatornya ada sembilan. “Ada indikator yang harus dipenuhi.  Dan itu sudah diatur oleh pemerintah. Salah satu yang harus dipenuhi yaitu pencapaian kinerja. Penilaiannya juga harus transparan dan dilakukan oleh lurah, LPM dan kecamatan,” jelas ARA.

Karena itu,  ARA yang juga Ketua Pengprov Pertina Sulsel ini meminta semua pihak untuk tidak mempermasalahkannya. “Logika berfikirnya sangat mudah. Yang kerja harus diapresiasi. Kalau yang kerja dengan yang tidak kerja intensifnya sama, kan tidak adil, ” sebut ARA.

Ia menegaskan yang salah kalau RT atau RW yang tidak bekerja baik kemudian diberi insentif sama seperti mereka yang tidak bekerja baik.  Dengan mekanisme tersebut berarti Pemerintah telah memberikan pendidikan yang cerdas. Salah satunya adalah memicu RT dan RW untuk membangun dan menciptakan wilayahnya yang lebih baik.

Kepada Pemkot Makassar ARA juga mengingatkan agar penyaluran insentif  harus disosialisasi dan dievaluasi. “Lurah dan Camat juga LPM harus lebih sering melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang mekanisme dan tujuan dari pemberian insentif RT dan RW sehingga bisa lebih termotivasi lagi untuk menjadikan Makassar Dua Kali Tambah Baik,” katanya.

Penulis : S.  Syahril

Pos terkait