Hattrick Raih Adipura,  ARA Bilang : Sinyal DP Menuju 2X+Baik

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali dan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

INFOSULSEL.COM,MAKASSAR— Sejak tiga tahun dipimpin Mohammad Ramdhan Pomanto tiga tahun pula secara beruntun Makassar meraih Piala Adipura. Hebatnya lagi tahun ini bukota Provinsi Sulawesi Selatan ini keluar sebagai peraih nilai tertinggi dan meraih Piala Adipura Adiwiyata.

Tidak hanya itu, secara bersamaan Makassar juga meraih penghargaan Lingkungan Hidup Sekolah Adiwiyata Mandiri 2017 yang diraih oleh SDN Tanggul Patompo 1 Makassar.

Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto bersama ribuan warga mengarak Piala Adipura pertama tahun 2015.

Penyerahan penghargaan Adipura, Kalpataru dan Adiwiyata akan dilakukan pada 2 Agustus 2017 di Jakarta dan diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Prestasi ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan di Makassar. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali.  ‘’Prestasi ini sangat membanggakan. Sangat jarang ada kota yang hattrick meraih adipura.

Sebagai wakil rakyat, saya patut berbangga Makassar dipimpin oleh seorang walikota sekelas Danny Pomanto. Ini patut diapresiasi,” ujar ARA  sapaan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat ini kepada INFOSULSEL.COM, Rabu (2/8/2017) sesaat lalu.

Menurut ARA, selama tiga tahun menjadi walikota,  Makassar menjelma menjadi sebuah kota yang sangat diperhitungkan di Indonesia.

Sejauh ini Makassar memang memiliki sejumla prestasi dan program unggulan. Diantaranya soal pengelolaan sampah dan MTR (Makassar Tidak Rantasa). ‘’Malah program-program Danny Pomanto selama ini dijadikan sebagai percontohan oleh daerah lain dan menjadi program nasionla,” ungkap ARA.

Menurut ARA yang juga Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov Pertina) Sulawesi Selatan ini Danny Pomanto betul-betul sudah mewujudkan Makassar menjadi kota dunia. Ini dibuktikan dengan hadirnya danny Pomanto sebagai salah satu pembicara pada pertemuan walikota sedunia (Wordl Sities Summit Mayors Forum/WCSMF) di Singapura yang membahas rencana strategi membangun kota.

Saat Walikota Makassar Ramdhan Pomanto bersama ribuan warga Makassar mengarak Piala Adipura Kirana yang diterima untuk kedua kalinya tahun 2016.

‘’Di hadapan 300 lebih undangan yang berasal dari berbagai negara di dunia, Danny Pomanto memaparkan strategi pemerintahannya dalam kepemimpinannya serta tantangan yang dihadapinya untuk pembangunan Makassar. Pemaparan Danny Pomanto terkait strategi dan program pemkot Makassar mendapat apresiasi yang baik dan pujian dari para hadirin. Ini kan luar biasa,” sebut ARA.

Ia memaparkan, tahun 2016, kebijakan pemerintah kota Makassar menempatkan isu transportasi, infrastruktur, dan penghijauan menjadi fokus perhatian dengan memberikan porsi anggaran yang lebih besar pada ketiga bidang tersebut di samping pos anggaran lainnya seperti di bidang pendidikan dan kesehatan.

ARA menilai program-program Danny Pomanto sangat brilian. Ia mencontohkan program pembenahan infrastruktur, transportasi dan penghijauan.  ‘’Untuk menyiasati keterbatasan lahan di daerah perkotaan, di mana pemukiman yang padat penduduk tetap menerapkan konsep ramah lingkungan, Danny Pomanto memanfaatkan ruang yang ada dengan membangun vertikal garden yang dikemas dalam program Lorong Garden (Longgar). Program ini tidak ada di dunia. Betul-betul luar biasa,” katanya.

Hal yang unik dari program Longgar ini, kata ARA adalah keberhasilan pemerintah kota menggalang partisipasi warga dengan biaya semurah mungkin. ‘’Hebatnya lagi karena Pemerintah tidak mengalokasikan anggaran untuk Longgar karena murni mengandalkan partisipasi warga,” ungkap ARA.

Karena itu ia menyebut dengan berbagai inovasi yang dilakukan Pemkot Makassar dibawah nakhoda Danny pomanto wajar jika tahaun 2017 ini Makassar kembali meraih Piala Adipura Adiwiyata. ‘’Ini sinyal Makassar menuju 2X+Baik,” tegas ARA.

Penulis :Sri Syahril

Pos terkait