INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel sudah mendeteski beberapa titik di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang rawan terjadi potensi konflik atau kecurangan menjelang pemilihan Gubernur 2018 mendatang
Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel La Ode Arumahi mengatakan daerah yang rawan dengan potensi konflik dan kecurangan itu terdata sejak 2014. daerah itu antara lain Kabupaten Soppeng, Gowa, Toraja dan Bulukumba.
“Potensi konflik yang muncul dapat dipengaruhi akibat adanya interfensi dengan kegiatan sosialisasi,” kata La Ode Arumahi di Makassar, Selasa (29/8).
Untuk mengantisipasi potensi terjadinya konflik pada zona merah itu, La Ode mengaku telah melakukan komunikasi internal dengan aparat penegak kepolisian. Bahkan dia juga mengaku telah memberikan pemahaman kepada dua puluh lima penyidik yang berada di jajaran Intelkan Polda Sulsel.
“Kami sudah kerja sama dengan kepolisian, dan akan bertemu langsung dengan kapolda. Sebelumnya kami juga sudah kerjasama dengan penyidik untuk hal ini,”jelasnya.
Penulis : Wawan
Editor : Anwar





