Lagi, Baliho Aliyah Dinilai Rusak Citra Partai Demokrat

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Aliyah Mustika Ilham (AMI) bakal mendapat surat peringatan (SP) DPP Partai Demokrat. Hal ini karena  baliho AMI menyertakan gambar mantan ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin dengan Agus Harimurti.

Ulah istri mantan Wali Kota Makassar itu dinilai dapat merusak citra partai, sebab Ilham (suami Aliyah) telah terseret dalam kasus tindak pidana korupsi PDAM Kota Makassar yang masih ditahan di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

“Mengetahui adanya baliho serupa, DPP Partai Demokrat kembali merasa tidak nyaman atas baliho Aliyah Mustika Ilham itu. Sebab sebelumnya ia sudah diperingati untuk tidak memasang foto kader atau mantan pengurus yang terseret dalam kasus korupsi,” kata Ketua Departemen Pekerjaan Umum (PU) DPP Demokrat, Bahrum Daido Rabu (13/9/2017).

Dia menegaskan dalam waktu yang tidak lama AMI akan mendapatkan Surat Peringatan (SP) dari DPP Demokrat. Menurutnya, seluruh kader dilarang memasang baliho yang terjerat kasus. “Sebelumnya saya sudah peringati ibu AMI agar balihonya di ganti. DPP merasa tidak nyaman karena di baliho itu ada gambar AHY yang disandingkan dengan IAS. Gambar itu dinilai tidak sopan. DPP pasti memberi SP kepada  AMI,” tegasnya.

Dia menjelaskan, sebagai kader harus menjaga nama baik partai. Bukan dengan cara melawan atau ada bentuk pencitraan yang ujungnya merusak citra partai.  Gambar AHY disandingkan dengan IAS yang masih berada di lapas Sukamiskin sangat tidak pantas, sebab selama ini Partai Demokrat sangat tegas terhadap kader yang terjerat kasus korupsi. “Kita sangat menjaga citra partai , sehingga kader yang terlibat masalah agar tidak dilibatkan,” katanya

Bahrum menduga  AMI belum mengganti balihonya secara keseluruhan, sebab  masih ada di jalan Sungai Saddang. Adapun yang terganti, menurut dia, yang tepasang di Jalan Pettarani saja. “Apa karena baliho AMI yang di Pettarani dilihat langsung oleh banyak kader sehingga diganti sementara yang tidak terihat langsung, dibiarkan?” tanya Bahrum.

 

Penulis : Wawan

Editor : Anwar

Pos terkait