INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Partai Golkar akhirnya secara resmi mengusung Munafri Arifuddin untuk maju di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar 2018.
Penegasan itu disampaikan Ketua Harian DPP yang juga Plt DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin Halid dalam jamuan makan malam di kediaman pribadi pendiri Bosowa, Aksa Mahmud di Jalan Chairil Anwar, Makassar, Jumat (27/10/2017) malam.
Dengan demikian Appi masih punya tugas lain yakni mencari partai lain untuk diajak berkoalisi. Partai Nasdem yang sejak awal memberi signal penolakan terhadap petahana Moh Ramdhan Pomanto digadang-gadang juga akan mengikuti jejak Partai Golkar.
Selain Nasdem, Partai Hanura juga menjadi incaran Appi. Di beberapa kesempatan ia memang menyebut-nyebut partai yang didirikan oleh Wiranto itu.
‘’Komunikasi politik intesn kami lakukan dengan banyak partai. Termasuk dengan Partai Hanura dan lainnya. Kita bergerak tanpa riak,” kata Appi beberapa waktu lalu.
Jika tiga partai ini berkoalisi itu berarti Appi sudah bisa melenggang menuju Pilwali dengan modal 18 kursi. Dengan rincian Golkar 8 kursi, Nasdem (5) dan hanura (5), melebihi syarat minimal mengusung pasangan di Pilwali Makassar.
Sementara itu untuk calon pendampingnya, memang belum dipastikan.
Namun ada beberapa nama digadang-gadang akan menjadi 02. Sejumlah nama yang selama ini disebut-sebut yakni Ketua Nasdem Makassa yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel, Andi Rahmatika ‘Cicu’ Dewi dan politisi Golkar yang juga Ketua DPRD kota Makasar, Farouk M Beta serta Rahman Pina.
Nama lainnya masih dirahasiakan ‘’Yang jelas saya siap berpasangan dengan siapa saja sepanjang bisa saling melengkapi,” katanya.
Signal Golkar mengusung Appi memang sudah terlihat sejak awal. Beberapa waktu lalu, misalnya Sekjen Golkar Idrus Marham secara terang terangan memperkenalkan Appi sebagai calon Walikota Makassar periode 2018-2023 saat perayaan hari raya Islam 1 Muharram di masjid Agung 45.
Penulis : Aril





