INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Komisi B Bidang Pendapatam Daerah (DPRD) Makassar merilis sejumlah nama hotel yang menunggak pajak. Salah satu diantaranya adalah Hotel Clarion. Hebatnya hotel ini menunggak pajak Video Tron sampai Rp3,2 milliar.
Menurut Anggota Komisi B, Irwan Djafar jumlah Rp 3,2 miliar itu terjadi sejak 2013 lalu. “Tunggakan pajaknya Rp 800 juta per tahun. Dan itu sudah berlangsung sejak tiga tahun lalu,” ungkap Irwan Rabu (4/10).
Menurutnya , sejak Desember 2013 , manajemen Hotel Clarion belum pernah membayar. Ini yang membuatnya geram dengan pihak Bapenda Kota Makassar yang dinilai tebang pilih dalam melakukan penagihan pajak.
“Saya tegaskan kepada Bapenda jangan tebang pilih. Karena pajak semua sifatnya sama. Semua mendesak. Bukan cuman pajak hotel, video tron juga mendesak harus dibayar,” kata Irwan.
Kendati demikian, Irwan juga menilai kerja Dispenda sangat bagus dan sudah tegas. “Saya minta jika tidak dibayar video tron itu harus ditutup kain putih . Itiu jika benar sudah menunggak bertahun tahun,” ujar Irwan.
Penulis : Wawan
Editor : Anwar





