INFOSULSEL.COM, BEKASI – Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengaku frustrasi dengan kekalahan 0-2 yang dialami timnya dari PSM Makassar pada pekan ke-30 di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Kamis (19/10/2017) malam.
Dua gol yang bersarang ke gawang Bhayangkara FC yang dijaga Awan Setho, berawal dari skema sepak pojok. Hal itu yang membuat McMenemy, pelatih asal Skotlandia, ini merasa frustrasi.
“Hasil akhir yang mengecewakan karena sebetulnya kami bermain bagus dan mendominasi penguasaan bola. Sayang, kami kebobolan lewat dua situasi set piece. Sebelum laga ini kami juga kebobolan dari skema itu. Ini membuat saya frustrasi. Harus diperbaiki,” kata Simon McMenemy.
Pelatih yang pernah menangani Mitra Kukar dan Pelita Bandung Raya (PBR) ini lantas mengungkapkan alasan berikutnya Bhayangkara FC kalah dari PSM. “Di sana ada faktor pengalaman yang berbicara,” ungkap pelatih yang membawa Filipina ke semifinal Piala AFF 2010 itu.
“Kami kebobolan lewat set-piece. Jika kami kebobolan lewat permainan terbuka, itu saya mempertanyakan kesalahan pemain. Tapi semua gol kali ini berasal dari bola tidak bergerak. Itu tandanya kami kalah pengalaman,” sebut Simon McMenemy.
Kekalahan ini membuat Bhayangkara FC mulai terancam kenyamanannya di puncak klasemen sementara. Dari dua pertandingan terakhir Bhayangkara tidak mampu menambah poin karena selalu kalah. Sebelum dipermalukan PSM, mereka kalah 0-1 dari Barito Putra.
Kini PSM menempel di peringkat kedua dengan koleksi 58 poin, 1 poin lebih sedikit dari Bhayangkara FC. Namun posisi kedua pada Jumat sore ini terancam direbut Bali United lagi. Itu jika mampu memenangi duel dalam laga kandang saat menjamu PS TNI.
Penulis : Aril





