INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Partai klasik antara PSM Makassar versus Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-29 GO-JEK TRAVELOKA LIGA 1 2017, Minggu (15/10/2017) malam di Stadion Mattoanging dipastikan berlangsung seru. Dua tim besar di Liga Indonesia ini sama-sama tak ingin rekor positif mereka di putaran kedua terpatahkan. Apalagi tim tuan rumah.
Namun, bagi para suporter laga big match ini hanya panas sebatas di dalam lapangan. “Di tribune penonton kami tetap bersama, bergabung dengan para Bobotoh di satu tribun yang sama. Bersama mendukung masing-masing tim kebanggan kami dengan koreo yang sama,” tegas Presiden The Macz Man, Ocha Alim Bachri, Minggu (15/10/2017).
Menurut Ocha, mendukung tim tidak mesti harus dengan cara-cara berlebihan sampai harus melakukan tindakan anarkis. ‘’Itu bukan gaya suporter Indonesia lagi. Itu hanya dilakukan suporter jaman dulu. Di lapangan pemain boleh panas. Tapi di luar lapangan kita semua bersaudara,” ujar Ocha.
“Semua kelompok suporter di Makasar sepakat tidak akan melakukan aksi tidak terpuji saat PSM menjamu Persib Bandung. Suporter PSM adalah suporter dewasa yang tidak mengenal tindakan anarkis,” Ocha, menambahkan.
Malah suporter berusia 47 tahun ini mengatakan ada 200-an Bobotoh dari Bandung yang akan bergabung dengan Maczman di sekotor timur Stadion Mattoanging dan sektor lainnya yang ditempati kelompok suporter PSM lainnya.
“Di sektor utara stadion yang ditempati Red Gank dan kelompok suporter Laskar Ayam jantan (LAJ) juga ada ratusan Bobotoh yang bergabung. Ini membuktikan kalau suporter PSM dan Persib tidak ada masalah,” timpal Daeng Uki, dedengkot suporter LAJ.
Untuk menjamin kenyamanan suporter Persib, suporter PSM akan mengawal para Bobotoh mulai pertama menginjakkan kaki di Makassar sampai mereka pulang. “Kami menjamu teman-teman Bobotoh, seperti mereka menjamu kami selama kami di Bandung beberapa waktu lalu,” sebut Zul Daeng Kulle, pimpinan Red Gank.
Naskah dan foto : Aril





