INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — -Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) resmi mendaftar lewat jalur independen, Sabtu (25/11/2017).
Secara simbolis pasangan ini menyerahkan 1 juta KTP dari 1,5 juta KTP dari rakyat dari 24 kabupaten/kota di Sulsel sebagai bentuk dukungan kepada pasangan ini

Berkas yang diangkut menggunakan 40 truk tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ketua KPU Sulsel, Iqbal Latief di Hotel Grand Asia Makassar, posko tempat pendaftaran calon independen. Hadir menyaksikan para komisioner lembaga penyelenggara pemilu beserta jajaran Bawaslu Sulsel.
Sedianya IYL-Cakka akan membawa semua KTP yang terkumpul. Namun 500 ribu lainnya masih disimpan di Rumah Kita.
“Kita hanya serahkan 1 juta KTP dulu. Sisanya 500 ribu akan menyusul jika dibutuhkan untuk verifikasi faktual kedua nanti,” jelas mantan Bupati Gowa dua periode ini.
Dengan jumlah dukungan fotokopi KTP elektronik tersebut tentu akan memuluskan langkah pasangan IYL-Cakka maju di Pemilihan Gubernur Sulsel 2018. Sebab, salah satu prasyarat pendaftaran sebagai calon gubernur di jalur non partai sudah dipenuhi.
Ketua KPU Sulsel, Iqbal Latief menjelaskan syarat minimal KTP bagi calon perseorangan yakni 480.124 kartu e-KTP dari minimal 13 kabupaten/kota di Sulsel.
“Berkas yang disetor tentu akan diverifikasi. Kalau ada pemilik KTP yang menyangkal memberikan dukungan kepada calon atau dukungan itu tidak memenuhi syarat, peggantinya harus dua kali lipat,” jelas Iqbal saat ditemui di lantai tiga Hotel Grand Asia.
Meski maju lewat jalur perseorangan bukan berarti IYL menyepelekan Parpol yang telah mengusungnya. Seperti Partai Demokrat dan PPP.
‘’Saya sudah koordinasi dengan parpol pendukung sebelum mengambil keputusan ini. Dan mereka memahami kondisi kami,” jelas Ichsan menjawab pertanyaan INFOSULSEL.COM.
IYL punya alasan mengapa ia maju melalui jalur perseorangan. Salah satunya karena 1,5 juta lebih rakyat telah mendukungnya. Jalur independen yang didukung oleh Parpol juga sudah ia lakukan di Kabupaten Gowa, dan itu berhasil.
Jalur ini ditempuh oleh IYL karena ia mengaku keinginannya maju sebagai calon gubernur selalu dijegal oleh kelompok tertentu.
“Kita tahu kalau kita akan dijegal. Ada ‘penguasa’ ada pengusaha dan ada yang lainnya. Kita sadar itu, bahkan kita ketahui. Nah, ketika jalur independen sudah tertutup maka akan ada partai yang akan ditarik. Tapi jangan salah, nanti terakhir kita liat siapa yang terjebak,” katanya.
Penulis : Asri Syahril





