Kasus Suap di Makassar Terendah di Indonesia

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Hasil survei Transperency International Indonesia (TII) mengenai Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2017 menunjukkan Makassar kota dengan persentase suap terendah di Indonesia.

“Alhamdulillah, ini salah satu bukti nyata kerja transparansi Pemerintah kota Makassar saat ini,” katanya, Jumat (24/11/2017).

Manajer Riset TII, Wawan Sujatmiko menyebutkan, ada lima komponen yang digunakan sebagai indikator dalam mengukur IPK ini. Kelimanya adalah  prevalensi korupsi, akuntabilitas publik, motivasi korupsi, dampak korupsi dan efektivitas pemberantasan korupsi.

“Persentase Makassar terendah. Hanya 1,8 persen dari total biaya produksi. Sedangkan kota dengan persentase suap tertinggi adalah Bandung, 10,8 persen,” ungkap Wawan.

Hal itu diungkapkan pada pemaparan hasil surveinya di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2017).

Survei dilakukan terhadap 12 kota di Indonesia, yakni Jakarta Utara, Pontianak, Pekanbaru, Balikpapan, Banjarmasin, Padang, Manado, Surabaya, Semarang, Bandung, Makassar dan Medan.

Waktu pengambilan data Survei ini dilakukan Juni hingga Agustus 2017 dengan responden sebanyak 1.200 pelaku usaha yang tersebar di 12 kota.

Kemudian dengan demografi persebaran skala perusahaan kecil (41 persen) menengah (29 persen) dan besar (30 persen), serta persebaran sektor industri yakni keuangan (3 persen), kontruksi (15 persen), perdagangan (26 persen), jasa (26 persen) dan manufaktur (30 persen)

 

Penulis : Aril

Pos terkait