INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Banding telah diupayakan. Komunikasi pun sudah intens dilakukan. Namun upaya manajemen PSM Makassar untuk mendapatkan lisensi klub berstandar AFC, belum mendapat respon apa-apa. Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, yang dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi dari PSSI.
Sebelumnya Wina, sapaannya menjelaskan ditolaknya permohonan PSM karena ada beberapa syarat yang miss komunikasi. Ini yang menyebabkan tim club licensing PSM tidak tepat dalam melakukan penginputan data. “Itu yang menyebabkan penolakan di beberapa kriteria yang masuk kategori wajib,” jelas Wina, Selasa (31/10/2017).
CEO PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Tigor Shalomboboy menjelaskan sesuai peraturan AFC proses banding hanya diperuntukan bagi klub yang keliru atau kurang memasukan data.
“Proses banding boleh saja dilakukan. Tetapi dalam peraturan AFC hanya dokumen yang sudah ada, tapi kurang atau keliru memasukkan data yang boleh banding. Tidak boleh memasukkan data baru,” jelas Tigor.
Ia menegaskan, klub seharusnya tidak mengurus lisensi secara dadakan. Ia mengaku menghormati klub yang sudah menyerah dari awal.
“Seharusnya proses ini sudah selesai pada Juli lalu. Karena ada berbagai hal kami minta waktu ke AFC untuk menunda. Tetapi, itu pun belum ada yang memenuhi meskin kami sudah minta waktu lagi,” ujarnya.
Dari keputusan sidang komite PSSI, hanya dua klub yang memenuhi syarat Lisensi AFC yakni Persib Bandung dan Arema FC. Selain itu, komite juga memberi kesempatan kepada Bali United, Madura United dan Persija Jakarta untuk melengkapi kriteria lain agar bisa lolos verifikasi.
PSM dan klub lainnya masih diberi waktu mengajukan banding hingga pekan ini. Aspek penilaian yang harus dipenuhi adalah legalitas, finansial, infrastruktur, sumber daya manusia dan administrasi, serta sporting (pembinaan dini).
Penulis : Aril





