PSM vs Bali United : Adu Strategi Menuju Juara

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Partai big match akan tersaji di Stadion Mattoanging, Makasar antara PSM versus Bali United, Senin (6/11/2017) malam ini. Dua tim penghuni papan atas yang sama-sama berambisi meraih gelar juara musim ini bertemu pada ke-33 lanjutan Liga 1 2017.

Inilah laga sarat gengsi dan penuh emosi. Apalagi kedua tim sama-sama mengoleksi 62 poin. Posisi di klasemen sementara juga hanya terpaut satu strep. Serdadu Tridatu di urutan kedua dan Juku Eja di bawahnya karena kalah produktivitas gol.

Bacaan Lainnya

Kemenangan menjadi hal mutlak bagi PSM yang berambisi meraih gelar juara musim ini. Maklum, sudah 17 tahun skuat asuhan Robert Alberts ini puasa gelar. Terakhir diraih musim 1999-2000.

Moment ulangtahun ke-102 November ini juga menjadi alasan untuk dijadikan kado ulangtahun istimewa musim ini. Robert Alberts mengaku sudah tidak sabar lagi menantikan duel ini. Selain jadi ajang balas dendam setelah dilibas 0-3 di pertemuan pertama, sang menner juga sudah tidak sabar menanti selebrasi pemain dan suporter.

“Tim dalam kondisi terbaik. Tidak ada yang cedera dan akumulasi. Motivasi pemain dan tim tengah meninggi untuk mengalahkan Bali United. Ini yang  membuat saya tidak sabar menunggu,” ujar Robert pada jumpa media, Mingu (5/11/2017) siang tadi.

Robert sadar betul jika kalah di pertadingan ini dipastikan akan tersingkir dari persaingan mengejar mahkota juara. “Kami ingin membahagiakan suporter yang selama ini total mendukung PSM,” tegas Robert.

Robert menyebut ini akan menjadi pertandingan luar biasa di Liga 1. Sebab dua tim sama-sama tim bagus di Indonesia. Sama-sama punya ambisi meraih juara.

‘’Bali United adalah tim bagus yang punya pemain merata. Saya respect dengan mereka. Saya rasa ini akan jadi pertandingan menarik. Dan kami siap memenangi pertandingan ini,” tegas pelatih berusia 63 tahun ini.

Meski tampil sebagai tim tamu dan berhadapan dengan suporter PSM yang dikenal sangat militan namun pelatih Bali United Widodo C Putro mengaku tak gentar.

‘’Saya kenal karakter PSM, juga suporternya. Mereka sangat militan. Suporter PSM itu sportif. Mereka selalu menghargai tamu yang datang,” puji Widodo.

Terkait teror penonton, menurut Widodo, itu hal biasa dalam sepakbola, ‘’Kami tidak takut teror. Karena kami datang tidak untuk perang. Kalau untuk perang untuk apa kita datang kesini. Ini sepakbola,” ujarnya.

Pelatih kelahiran Cilacap 46 tahun silam ini sepakat dengan Robert, pertemuan kedua tim bakal seru dan menarik. ‘’Kalau PSM mau menang, kami juga seperti itu. Kami datang ke Makassar menjaga asa meraih nomor satu. Dan  atas ijin Tuhan kami ingin mencuri poin disini,” tegas Widodo.

Mantan pemain Warna Agung, Petro Kimia dan Persija Jakarta ini sangat yakin skuat asuhannya mampu mengatasi tuan rumah.

 

Penulis : Aril

Pos terkait