Siswa SMK 3 Majene Mulai Aplikasikan Teknologi Transplantasi Karang

INFOSULSEL.COM, MAJENE- Kabupaten Majene adalah salah satu kabupaten pesisir yang berada dalam wilayah Provinsi Sulawesi Barat yang hampir seluruh wilayahnya bersentuhan langsung dengan laut. Sehingga berbagai macam problematika mulai muncul, diantaranya adanya kerusakan lingkungan seperti terumbu karang akibat pengelolaan sumber daya laut yang tidak disiplin.

Berdasarkan data pada 2014 lalu, luas tutupan terumbu karang disepanjang pesisir Kabupaten Majene sudah tergolong kritis dengan prosentase tutupan antara 20 – 38 %. Hal ini dipengaruhi adanya kesalahan dalam memanfaatkan sumber yang ada di laut tanpa memperhatikan potensi kerusakan sumber daya hayati laut lainnya.

Secara perlahan kerusakan itu kini mulai ditutupi dengan adanya program ipteks bagi masyarakat (Ibm) yang merupakan upaya transplantasi karang . Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah pesisir Kabupaten Majene dengan melibatkan mitra dari kelompok masyarakat umum serta pelajar dari siswa-siswi SMK Negeri 3 Majene Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini berlangsung selama empat bulan yang dimulai pada Juli hingga Oktober 2017 dengan memperkenalkan dua metode transplantasi karang yaitu metode substrat alami dan metode spider.

Adapun pemberian materi teknologi transplantasi karang diberikan secara tutorial di SMK Negeri 3 Majene, sedangkan aplikasi teknologi transplantasi karang (dalam bentuk demplot) dilakukan di perairan pantai sebelah barat Desa Bababulo Utara, Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Sulbar.

Pelatihan transplantasi karang diikuti oleh 25 orang yang berlatar belakang sebagai siswa dan guru SMK Negeri 3 Majene. Materi tentang pemilihan bibit, pelekatan fragmen karang pada substrat alami di dasar laut, sampai pada pemeliharaan dan monitoring cukup dipahami para peserta. Transfer pengetahuan ini diharapkan menjadi dasar untuk melakukan usaha transplantasi karang secara masif dan meluas di pesisir dan laut Majene di masa yang akan datang.

 

Penulis: Rahmadi

Pos terkait