INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Ribuan sopir angkutan umum, petepete, bentor dan ojek kompensional kembali turun ke jalan. Mereka melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Sulsel, Rabu (1/11/2017) siang ini terkait beropareasinya angkutan berbasis online.
Akibatnya sejumlah ruas jalan di dalam kota Makassar, macet. Bahkan di sepanjang Jalan Urip Sumiharjo sampai ke Jalan Perintis Kemerdekaan macet total sejak pagi. Kemacetan ini akibat depan kantor Gubernur Sulsel dijadikan titik kumpul para pendemo.
Pihak kepolisian juga sudah mengalihkan kendaraan ke Jalan Taman Makam Pahlawan tembus Jalan Abdullah Daeng Sirua.
Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Sulsel AKBP Suratmin mengimbau kepada pengendara untuk tidak melintas di pusat titik aksi mogok massal angkutan reguler di Jalan Urip Sumoharjo.
Hingga berita ini ditayangkan ribuan pengemudi yang menggelar aksi mogok massal, memadati Jalan Urip Sumoharjo.
Mereka berasal dari seluruh trayek di kota Makasar. Bahkan kabarnya trayek angkutan dari Kabupaten Maros dan Gowa juga akan ikut bergabung.
Sejak pagi dilaporkan telah terjadi beberapa kali aksi sweeping terhadap kendaraan yang dijadikan angkutan umum berbasis online. Bahkan, seorang pengemudi Grab bike sempat menjadi sasaran amukan massa di Jalan Urip Sumoharjo.
Dikabarkan sudah belasan mobil pribadi yang ditahan. Salah satunya adalah mobil Xenia warna putih bernomor polisi DD 1315 RQ.
Mobil yang dikemudian seorang ibu itu terlihat tenang saat mobilnya ditahan. Ia melaju pelan dari arah barat kota Makassar di atas flyover munuju timur kota atau ke arah Jalan Perintis Kemerdekaan.
Beruntung anggota kepolisian yang berada di lokasi dengan cepat mengantisipasi aksi pengunjuk rasa.
Aksi ini dipicu maraknya angkutan berbasis aplikasi online yang beroperasi di Makassar.
Penulis : Aril





