ARA : Jangan Terpancing Dengan Isu Murahan Tim Lain

Adi Rasyid Ali bersama politisi senior Partai Demokrat yang juga anggota DPR-RI, Mohammad Jafar Hafsah.(FOTO: ASRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASAR — Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali menanggapi dingin pernyataan manufer yang dilaukan Ketua DPC PPP kota Makassar, Busranuddin Baso Tika (BBT).

Wakil Ketua DPRD kota Makassar ini menilai hal-hal seperti  itu tidak penting untuk ditanggapi.

Bacaan Lainnya

“Bikin  habis waktu dan tenaga saja. Tidak penting itu. Yang terpenting sekarang mari kita mengawal proses verifikasi faktual yang akan berlangsung agar tidak diganggu oleh oknum tertentu yang ingin melakukan pembegalan terhadap berkas dukungan DIAmi,” tegas ARA, Senin (11/12/2017).

Sebelumnya BBT menuding jika dukungan KTP masyarakat kepada pasangan DIAmi untuk jalur perseorangan didapatkan dengan cara menukar dengan sembako. Pernyataan itu kemudian menimbulkan reaksi dari tim pemenangan DIAmi.

Namun Ketua Pertina Sulsel ini justru menilai pernyataan itu sebagai bentuk kepanikan. ‘’Tidak perlu ditanggapi. Biarkan mereka dengan kepanikannya.  Kita harus bangga karena pasangan Danny Pomanto-Indira selain mendapat dukungan penuh dari Partai Demokrat juga didukung mayoritas warga Makassar,” kata ARA.

Menurutnya, jika ada orang yang sebelumnya mengaku mendukung lalu berbalik haluan, tidak perlu ditanggapi serius.

“Biarkan masyarakat yang menilai siapa yang konsisten,” tegas ARA.

Sebagai parpol pendukung petahana Danny Pomanto selama dua periode, ARA meminta seluruh tim DIAmi agar tetap fokus pada tahapan verifikasi faktual.

‘’Tidak perlu kita larut dalam isu-isu nagetif. Karena hal seperti itu akan memecah konsentrasi tim,’’ katanya.

ARA mengingatkan agar tetap solid dan tidak terprovokasi dengan is-isu murahan yang sengaja dihembuskan oleh tim lawan untuk merusak konsentrasi tim DIAmi.

“Pesan saya, tim pemenangan agar tetap fokus. Jangan sampai kita dialihkan dengan isu-isu yang hanya menghabiskan waktu dan tenaga kita sendiri,” ujarnya.

 

Penulis : Asri Syahril

 

 

 

 

 

Pos terkait