INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sekertaris Dinas Perpustakaan Kota Makassar Muhyiddin memaparkan sejumlah program saat menerima anggota DPRD Semarang yang berkunjung ke kantornya, Senin (11/12/2017).
Salah satu yang dipaparkan yakni bekerja dengan menggunakan prinsip Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM).
“Dalam bekerja kami selalu meggunakan prinsip ATM, amati, tiru dan modifikasi,” jelas Muhyiddin yang disambut tawa oleh para politis asal kota Semarang itu.
Selain itu Muhyiddin juga menjelaskan program lainnya seperti Dongeng Keliling (Dongkel), Id Card untuk pinjam buku gratis, Satgas Drainase dan Lorong Sehat.
Ketua rombongan DPRD Semarang, Reza Ari Bowo memuji program-program yang dijalankan oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar.
“Terdapat sejumlah perbedaan semarang dan Makassar yang sangat jauh berbeda, ” kata anggota dewan dari Partai Gerindra itu.
Penulis : Satriawan
Editor : Aril





