Ferdinand Rayakan Natal Bersama Keluarga Kecilnya di Makassar

Ferdinand Sinaga bersama keluarga kecilnya.(FOTO : ASRI SYAHRIL)

BAGI Ferdinand Alfred Sinaga perayaan natal tahun ini begitu terasa sangat istimewa. Mengapa tidak. Sang istri, Aghie Veronicca yang dinikahinya tahun 2011 tengah mengandung buah cintanya yang ketiga.

‘’Saya merasa Natal kali ini terasa sangat istimewa, karena istri saya sedang mengandung. Usia kandungnya sudah lima bulan,” katanya sambil melirik sang istri yang tengah menyiapkan menu makan malam saat ditemui INFOSULSEL.COM di kediaman pribadinya di Perumahan Amarylis, Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (25/12/2017).

Pemain terbaik musim kompetisi 2014 ini berharap bisa mendapatkan anak perempuan. Sebab dua anaknya, Fabio Devrant Sinaga yang lahir pada  November 2011 dan Fabian Junior Sinaga, lahir 5 Mei 2014, semuanya laki-laki.

Bacaan Lainnya
Dua putra Ferdinand Sinaga, Fabio Devrant Sinaga dan Fabian Junior Sinaga.
‘’Kalau bisa sih, perempuan. Kan, dua anak saya semua laki-laki. Tapi kalau laki-laki lagi juga tidak apa-apa.  Itu karunia yang diberikan oleh Tuhan, harus disyukuri,’’ kata mantan pemain Persib Bandung ini.

Pemilik nomor 3 di Pasukan Ramang ini juga merasa sedih. Sebab di perayaan Natal kali ini ia tidakdirayakannya bersama kedua orangtuanya, Simson Sinaga dan Risnalu Turnip.

‘’Kedua orang tua lagi di Bandung. Mereka rayakan Natal di sana,” kata Ferdinand yang menjadikan Bandung menjadi salah satu kota tujuan utamanya saat  berlibur selain Makassar.

Meski begitu ayah dua putra ini mengaku tetap berbahagia. Karena dihari yang istimewa bagi ummat Kristiani  itu Ferdinand tetap bisa berkomunikasi saling mengucapkan selamat Natal melalui telepon.

Bagi Ferdinand, kebahagiaan sebuah keluarga adalah ketika mereka bisa selalu berkumpul bersama. Karena alasan itulah mantan striker Timnas Indonesia ini akan menghabiskan waktunya bersama keluarga kecilnya saat musim libur kompetisi.

“Saya selalu berusaha bisa bersama keluarga disaat-saat momen istimewa seperti ini. Tapi, sebagai pesepakbola profesional kadang kita harus meninggalkan keluarga selama berhari-hari karena harus keluar bermain. Itulah konsekwensinya.  Karena ada kontrak dengan klub yang harus kita hargai,” tutur pemain kelahiran  19 September 1988 ini.

Namun di saat-saat kondisi seperti itu eks pemain Pelita Jaya, Persisam, Persiwa Wamena, Semen Padang, dan Persib ini yakin Aghie, sapaan sang istri  bisa jadi ibu yang baik buat anak-anaknya.

Ferdinand Sinaga berusaha mengamankan bola dari pemain lawan.(FOTO: ASRI SYAHRIL)

Ferdinand mengaku punya gaya hidup yang tidak teratur sebelum menikah. Ia pun menceritrakan pengalamannya saat masih hidup sendiri. Saat itu, kenang Ferdinand, hidupnya tidak teratur dan ‘liar’. Setelah menikah kehidupannya berubah drastis.

“Saya orang yang palimg beruntung bisa mendapatkan Aghie. Kami bertemu di Yogyakarta, ketika itu dia sedang menempuh pendidikan S2 di sana,” ungkap ayah dua anak ini.

Ferdinand berencana, kelak ketika anaknya sudah memasuki usia sekolah, dirinya akan menetap di satu kota bersama keluarga.

“Kemungkinan di Makassar, karena keluarga besar istri saya di kota ini,” jelas Ferdinand, yang mengaku pernah bercita-cita jadi tentara.

Terkait sepak bola, Ferdinand mengungkapkan dirinya sangat termotivasi tampil total di lapangan bersama klub yang didukung suporter fanatik dan militan. Dia sudah merasakan hal itu semasa membela Semen Padang, Persib Bandung, Sriwijaya FC, dan terakhir PSM Makassar di Piala Presiden 2015 sampai Liga 1 2017.

Karena itulah, dia berusaha tampil prima meski terkendala cedera. Ada hal yang masih mengganjal pikirinnya. Yakni belum bisa membawa PSM juara. Padahal sebenarnya peluang itu sudah terbuka lebar musim kompetisi Liga 1 2017. Namun  Padahal impian itu buyar setelah Ferdinand dan kawan-kawan kalah 0-1 dari Bali United di Stadion Mattoanging.

Namun menghadapi musim kompetisi 2018 ia bertekad akan menampilkan pemain terbaiknya. Bahkan Ferdinand optimis bisa membawa Juku Eja berprestasi. Apalagi manajemen akan mendatangkan sejumlah pemain baru.

Ia berharap pemain yang datang nanti kualitasnya akan jauh lebih baik dari musim sebelumnya.

“Saya ingin PSM juara. Apalagi tahun depan keluarga saya akan bertambah satu lagi. Ini tentu akan menjadi penyemangat bagi saya untuk total bersama tim,” katanya.

Musim kompetisi 2018 nanti ia mengaku mengejar target pribadi. ‘’Yang terpenting setiap kali main kita menang agar target juara bisa terwujud,” ujar Ferdinand mengakhiri perbincangan di mejah makan di rumahnya yang asri di bilangan Tanjung Bunga, Makassar, Senin malam.

 

Penulis : Asri Syahril

 

 

Pos terkait