INFOSULSEL.COM, MAKASAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 kepada 24 kabupaten dan kota di Sulsel. Penyerahan berlangsung di ruang pola Kantor Gubernur, Senin (18/12/2017).
Dari 24 daerah di Sulsel, Makassar mendapatkan anggaran paling besar dibandingkan daerah lainnya yakni Rp 14,3 triliun. Sementara daerah yang paling sedikit menerima yakni Parepare hanya Rp 946 miliar.
Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengaku bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada daerah yang dipimpinnya. Di banding tahun lalu yang hanya Rp 12 triliun, tahun ini naik 14 persen.
“Makassar ini pusat. Pintu gerbang Indonesia Timur. Semua pembangunan ada di Makasar. Ini memberi tanda bahwa kedepan Makassar akan semakin membaik,” katanya.
Total dana yang dialokasikan ke Sulsel sesuai lampiran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2018 yakni Rp31,253 triliun. Itu terdiri dari DAU Rp18,369 triliun, DAK fisik Rp4,046 triliun, DAK non fisik Rp5,285 triliun, DID Rp489,75 miliar, ADD Rp1,986 triliun, dan alokasi DBH Rp1,076 triliun.
Untuk Pemprov Sulsel sendiri, DIPA tahun 2018 mencapai Rp5,543 triliun. Itu terbagi atas dana bagi hasil pajak Rp276 miliar, dana bagi hasil sumber daya alam Rp46 miliar, DAU Rp2 triliun, DAK fisik Rp395 miliar, DAK Non fisik Rp2 triliun, dana intensif daerah Rp16 miliar.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menerima DIPA Sulsel tahun 2018 yang diserahkan Presiden Jokowi sebesar Rp31,2 triliun. Tahun lalu Sulsel menerima DIPA Rp 29,6 triliun.
Beda jauh tahun 2016, yang hanya Rp19,2 triliun. Angka tersebut diluar alokasi dana APBN yang diterima lembaga dan instansi vertikal yang ada di Sulsel.
Penulis : Asri Syahril





