INFOSULSEL.COM, MAKASSAR- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel) berjanji tidak akan mengulanginya kesalahan yang terjadi seperti pada tahap verifikasi faktual.
Janji ini disampaikan oleh komisioner KPU saat tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur pasangan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar saat menyerahkan tambahan surat dukungan, Jumat (18/1/2018) pagi.
Komisioner KPU Sulsel, Misna Attas mengatakan, pihaknya bakal transparan dan melibatkan tim pasangan IYL-Cakka selama tahapan proses verifikasi. Baik administrasi, maupun faktual.
“Pada tahapan ini harus ada tim dari IYL-Cakka yang ikut mendampingi tim saat proses verifikasi. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman,” kata Misna.
Sekadar diketahui, di verifikasi tahap pertama, banyak masalah yang dikeluhkan Tim IYL-Cakka. Mulai ada berkasnya yang hilang. Diduga dicuri oleh oknum yang tidak ingin pasangan IYL-Cakka maju di Pilgub. Di sejumlah daerah berkas dukungan jumlahnya tidak sesuai dengan yang ada di berita acara di KPU Provinsi.
Ada juga kasus yang berkas sebagian baru sampai di KPU kabupaten/kota pada hari terakhir verifikasi faktual. Ada juga yang didugaan beberapa oknum petugas tidak mendatangi warga untuk verifikasi.
Permasalahan lain, berkas yang tidak memiliki lembaran fotocopy KTP langsung dimasukkan tidak memenuhi syarat tanpa ada koordinasi ke KPU provinsi. Sebab semua data yang sampai ke daerah, sudah lolos administrasi.
Ketua Tim Pemenangan IYL-Cakka, Bahar Ngitung, menekankan, agar perbaikan berkas dukungan ini benar-benar berjalan profesional, sekaligus menjaga dukungan rakyat.
“Kami serahkan tambahan dukungan ini untuk di verifikasi, sekaligus dijaga. Kami tidak mau lagi ada dukungan kami yang tidak sampai atau tidak diverifikasi,” tegas Obama usai menyerahkan berkas dukungan tambahan.





