INFOSULSEL. COM, MAKASSAR — Kantor Polsek Bontoala, di Jalan Masjid Raya, Makassar, diteror bom oleh orang tak dikenal pada Senin (1/1/2018) dinihari sekitar pukul 03.05 WITA. Kapolsek Bontoala, Rafiuddin dan salah satu anggota reserse jadi korban. Namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kapolsek Bontoala, Komisaris Polisi (Kompol) Rafiuddin mengalami luka ringan di bagian tangannya. Usai dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar ia langsung diperbolehkan pulang. Namun salah seorang anggotanya, Brigadir Yudirsan harus menjalani rawat inap karena menderita luka serius. Polisi berpangkat bintara ini malah harus menjalani operasi untuk mengangkat serpihan material bom yang menembus paha kanan dan jari kaki kelingkingnya.

Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Umar Septono datang menjenguk anggotanya, Senin (1/1/2018) ketika matahari belum terbit pagi tadi. Mantan Kapolda NTB ini ditemani Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti.
“Ada dua anggota kami yang mengalami luka-luka, Kapolsek Bontoala dan satu anggota lainnya yang harus mendapatkan penanganan intensif hingga beberapa hari ke depan,” katanya di Mapolsek Bontoala, Senin pagi.

Informasi yang diterima INFOSULSEL.COM menyebutkan sempat terjadi tiga kali ledakan usai orang tak dikenal melemparkan bom di belakang Mapolsek Bontoala.
Pukul 4.30 Wita, Tim Penjinak Bom tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan deteksi terhadap benda yang tertinggal oleh tersangka dan melakukan sterilisasi area. Saat dilakukan penyisiran ditemukan ransel yang diduga milik pelaku.
Penulis : Asri Syahril





