Jelang Debat Kandidat Danny Pomanto Santai Main Futsal di Pantai

Calon Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengisi waktu bermain futsal di lapangan futsal terapung di Anjungan Pantai Losari Kamis (15/3/2018) sehari jelang debat kandidat Pilwali Makassar.(Foto: ASRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Calon Walikota Makassar  Nomor urut 2, Moh Ramdhan Pomanto cukup rileks menghadapi debat kandidat yang akan dilaksanakan KPU kota Makassar di Hotel Grand Clarion, Jumat (16/3/2018) malam ini.

Panglima Menara tim Pemenangan DIAmi, Adi Rasyid Ali bersama Moh Ramdhan Pomanto. (FOTO: ASRIL SYAHRIL)

Danny tidak melakukan persiapan khusus. Ia bahkan santai mengisi waktu lowongnya dengan bermain futsal bersama warga di lapangan futsal terapung Anjungan Pantai Losari. Danny  ditemani juru bicaranya, Maqbul Halim, Kamis (15/3/2018) petang kemarin.

Bacaan Lainnya

Malamn harinya Danny juga santai melayani ratusan tamu di rumah pribadinya di Jalan Amirullah. Bahklan sampai menjelang subuh. Sebelumnya  sempat juga menghadiri acara syukuran Milad Gubernur Sulsel Syarul Yasin Limpo.

“Tidak ada persiapan-persiapan khusus. Biasa-biasa saja. Sebab semuanya sudah saya siapkan jauh sebelum agenda Pilkada. Di debat kandidat nanti saya juga akan memaparkan program andalan DIAmi yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, khususnya masyarakat kecil,” jawab ayah tiga anak ini, sambil tersenyum.
Danny Pomanto berusaha merebut bola sebelum melakukan tendangan keras ke gawang lawan. Kamis (15/3/2018) sore Danny mengisi waktunya bermain futsal di lapangan futsal terapung di Anjungan Pantai Losari sehari jelang debat kandidat Pilwali Makassar.(Foto: ASRI SYAHRIL)

Menurut Walikota Makassar periode 2014-2019 berlatar belakang arsitek ini semua bahan yang akan disampaikan telah ia persiapkan dan menyusunnya sendiri dengan baik jauh sebelumnya.

“Vis misi DIAmi saya bikin sendiri. Insya Allah saya kuasai dan siap untuk saya sampaikan kepada masyarakat melalui debat perdana nanti,” tegas Danny.

Panglima Markas Perlawanan Rakyat (MENARA) tim Pemenangan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi),  Adi Rasyid Ali,  juga santai menyikapi sikap santai pasangan DIAmi. Sebab ia yakin calon pasangan yang maju lewat jalur perseorangan ini mampu menguasai materi yang akan disampaikan dan ditanyakan oleh para panelis di debat kandidat nanti.

‘Pak Dany santai-santai saja koq menghadapi debat kandidat nanti. Malah,  kemarin Pak Danny santai di pantai bermain futsal bersama warga.  Tidak ada yang perlu dikwatirkan. Apalagi Pak Danny yang menyusun sendiri visi-misinya. Pasti dong dikuasai. Saya yakin termasuk semua materi-materi yang akan ditanyakan oleh panelis nanti” katanya.
Jurubicara Menara tim pemenangan DIAmi, Maqbul Halim.(FOTO: ASRI SYAHRIL)

ARA mengakui pasangan Indira Mulyasari Paramastuti di Pilwali Makassar 2018 ini adalah sosok pemimpin yang cerdas dan seorang visioner. Berbicara di depan para pakar dari berbagai disiplin ilmu, sudah menjadi rutinitasnya.

“Tidak hanya pada level nasional tapi juga internasional. Birbicara di depan para pakar dalam dan luar negeri sudah menjadi rutinistas Dia,” papar ARA, sapaan Wakil Ketua DPRD kota Makassar yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Makassar ini.

Menurut ARA, bukti kualitas Danny Pomanto terbaik dibuktikan dengan 130-an penghargaan nasional maupun internasional yang diraih Makassar selama tiga tahun lebih memimpin, ibukota Provinsi Sulsel ini.

‘’Pak Danny kembali akan mendapat penghargaan dari pemerintah Singapura. Penghargaan itu akan diterima  dalam waktu dekat ini. Ini membuktikan kualitas seorang Danny Pomanto tidak perlu diragukan lagi. Kalau orang luar sana saja mengakuinya, apalagi kita di Makassar,” katanya.

Di mata ARA, kualitas dan kecerdasan Danny, tidak perlu diragukan lagi.

“DIAmi, terbukti terbaik. Apalagi kalau berbicara soal perkotaan dan transortasi. Termasuk juga soal hukum. Kalau yang lain, maaf, saya tidak mau berkmentar.  Karena sebagai wail rakyat dan sebagai pimpinan DPRD Makassar saya saya lihat baru Pak Danny yang memang sudah terbukti,” tegas Ketua Pertina Sulsel ini.

 

Penulis : Sri Syahril

Pos terkait