INFOSULSEL.COM, MAKASAR — Diduga frustasi akibat sering dimarahi ibunya, seorang gadis di Bone nekat terjun bebas dari jembatan setinggi 30 meter, Selasa (6/3/2018).
Gadis itu bernama Seli Binti Saide. Usianya 19 tahun. Ia warga Dusun Ulu Galung, Desa Pattukku Limpoe, Kecamatan Lapariaja, Kabupaten Bone. Ulah nekadnya itu membuat heboh setelah mencoba bunuh diri.
Kapolres Bone, AKBP Kadarislam, membenarkan peristiwa itu. Untung saja warga segera melaporkan rencana nekad gadis ini ke Polsek Polsek Lappariaja (Lapri).
Wakapolsek Lapri Iptu Amiruddin yang mendapat laporan itu segera ke TKP. Ternyata benar. Seli yang memarkir motornya di pinggir jembatan sudah mengambil ancang-ancang.
‘’Saat Iptyu Amiruddin datang Seli sudah duduk di pinggir jembatan,” jelas AKBP Kadarislam.
IPTU Amiruddin lalu berusaha membujuk dan menasehati Seli. Namun ia tetap nekad dan melompat dari jembatan dengan ketinggian 30 meter yang di bawahnya air sungai mengalir deras.
Untung saja gadis ini masih bisa diselamatkan oleh dua perwira, IPTU Amiruddin dan IPTU M. Fahri dibantu warga yang kebetulan sedang memancing di sekitar sungai.
‘’Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Lappariaja guna mendapatkan perawatan,” papar Kadarislam
Keluarga korban menuturkan diduga Seli nekat ingin mengakhiri hidupnya lantaran cacat fisik yang dideritanya sejak SMA. Sebelum melakukan aksi nekadnya itu pelaku diduga frustasi dan mengalami tekanan batin karena sering dimarahi ibunya.
Penulis : Ashari Prawira Negara/C
Editor : Asril Syahril





