INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arfuddin-Rahmatika Dewi menemui Ilham Arief Sirajuddiin, terpidana koruptor dalam kasus korupsi PDAM kota Makassar di Lapas Sukamiskin, Bandung.
Foto pertemuan mereka menyebar di media sosial. Di Lapas yang menjadi hotel prodeo sejumlah koruptor kelas kakap itu mereka nonton bareng (Nobar) live di Metro TV acara Prime Talk News yang mengulas tentang penjegalan Petahana di Pilkada Makassar.
Di acara itu selain Danny Pomanto juga dihadirkan ahli hukum tata negara Indonesia, Margarito Kamis sebagai nara sumber, Rabu (25/4/2018) pukul 19.30 WITA.
Mereka juga disuguhi prasmanan layaknya berada di hotel berbintang. Pasangan nomor urut 1 di Pilkada Makassar 2018 datang tidak hanya berdua.
Appi-Cicu, begitu keduanya disapa memboyong sejumlah loyalisnya. Termasuk sejumlah legislator DPRD Makassar dari partai pengusung. Diantara yang hadir yakni Ketua DPRD Makassar Farouk M Beta, Rahman Pina, A Nurman (Golkar), Yunus HJ (Hanura). Hadir juga suali Cicu Andi Fadli dan putra sulung mantan Walikota Makassar, Iyus.
Yang disesalkan pada peremuan tersebut karena hadir dua kader Partai Demokrat, yang juga loyalis ACO, Susuman Halim dan Basdir. Padahal Demokrat menjadi satu-satunya partai pemilik kursi di DPRD Makassar yang mengusung petahana Walikota Makasar, Moh Ramdhan Pomanto yang berpasangan dengan Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi).
Nitizen yang melihat gambar tersebut ramai-ramai memberi komentar. Pemilik akun Airel Fairuz menulis : “Kentara sekali mi.. apapi lagi… model duduk2 kumpul begini sambil melihat lawan berusaha/berbicara tidak salah lagi “mereka” itu menginginkan hal yg sama strategi sm pendapat sm pula (Dalang semuanya) yg terjadi termasuk settingan mensengketakan kpu dan DP. baru diluar publik appi dan ciccu seakan akan sportif bahkan salah satunya sampai berucap “sedih kehilangan lawan”. bulsyit….ini maumu kan,” paparnya.
“Kalau anda pemain atau sering terlibat strategi terutama strategi politik pemilihan.. “duduk2 bersama sambil melakukan hal demikian seperti poto diatas” bohong klau anda tdk paham pose pertemuan beginian ka,” timpal Fairuz.
Junjung Razan lalu menimpali, “Kalo IAS yang aturkan itu betulmi… betul masuk di sukamiskin jg semuanya wkwkwkwk atur strategi sama koruptor,” katanya memberi penilaian.
Nitizwn lain Ann Anha ikut berkicau. “Kalau suka miskin yg ajarki sudh pasti bakaln ikut suka miskinn juga…hati2 dengn pemimpin yg carper dan raparapa merakyat,” ujarnya.
Sementara, Laode Musfira: “InsyaALLAH yakin ALLAH SWT melihat semuanya dan akan memberikan yang terbaik untuk Pak Danny , Tetap semangat DIAMI jangan menyerah lanjutkan perjuangan kami anak makassar yang di luar melihat semua ketidak adilan yang berlangsung di tanah kelahiran kami,” tandasnya.
Ilham Arief Siradjuddin (IAS) adalah mantan walikota Makassar dua periode. Pada akhir Pebruari 2016, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, ia divonis 4 tahun penjara. ACO, sapaanya terbukti terlibat korupsi terkait kerja sama kelola dan transfer Instalansi Pengolahan Air (IPA) II PDAM Panaikang, Makassar tahun 2007-2013.
ACO dikenakan pasal 3 jo pasal 18 UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 jo pasal 64 (1) KUHP.
Oleh majelsi hakim ACO diyakini telah memperkaya diri sendiri sebesar Rp 5,5 miliar dan memperkaya direktur PT Traya (alm) Hengky Widjaja sebesar Rp 40,33 miliar yang seluruhnya bersumber dari selisih penerimaan pembayaran dan pengeluaran riil PT Traya Tirta Makassar. Total kerugian keuangan negara dalam kasus ini mencapai Rp 45,8 miliar.
Penulis Asril





