Azikin Solthan: Netralitas ASN, Harus Diberi Batasan

Azikin Solthan.(FOTO: ASRI SYAHRIL)
INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (2/5/2018). Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali diterima Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono di Kantor Gubernur. 
Kunjungan kerja ini dalam rangka melakukan evaluasi terhadap tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2018. Di Sulsel, selain Pilgub juga diadakan Pilkada serentak di 12 kabupaten-kota.
Salah satu anggota komisi II yang juga legislator asal Sulsel, Azikin Solthan menyoroti masalah pengawasan terhadap ASN.
“Soal ketegasan netralitas ASN, harus diberi batasan mana yang boleh dan tidak. Sebab sekarang ini pegawai sepertinya sangat takut dengan pesta demokrasi,” kata Azikin.
Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan sikap ASN ini disebabkan hampir semua tindakan mereka cenderung dianggap melanggar netralitas. Padahal menurutnya, ASN memiliki hak suara dan memilih, seperti mendengarkan pemaparan visi dan misi pasangan calon.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Bupati Bantaeng ini juga mengingatkan penyelenggara terkait tiga jenis pelanggaran yang bisa menimbulkan dampak terhadap pelaksanaan Pilkada.
“Pertama tidak akuratnya data pemilih.  Di beberapa daerah masih ada yang belum rampung perekaman datanya. Kedua soal tidak netralnya penyelenggara, dan ketiga terjadinya money politik. Ini membuat terjadinya insiden. Kami berharap ini bisa diwaspadai,” jelasnya.
Dalam Rapat dengar pendapat ini turut hadir Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief dan Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi. Dari pihak Pemprov turut hadir Penjabat Sekda Sulsel Tautoto Tanaranggina dan beberapa kepala OPD.
Penulis : Mirsan
Editor : Asri Syahril

Pos terkait