Pertina Sulsel Siapkan 14 Atlet Hadapi Kapolri Cup II di Manado

Ketua Pertina Sulsel Adi Rasyid Ali saat memberikan arahan kepada petinju Sulsel pada latihan terbuka bersama di area car free day di Jalan Sudirman. (FOTO: ASRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM,MAKASSAR – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menyiapkan 14 petinjunya mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Kapolri Cup II di Manado, Sulawesi Utara. Kejuaraan ini berlangsung 3 sampai 8 Juli 2018 di Lapangan Basket Kawasan bisnis Mega Mas, Manado.

‘’Pertina Sulsel rencananya akan menurunkan 14 petinju untuk mengisi semua kelas yang dipertandingkan,” kata Adi Rasyid Ali kepada  INFOSULSEL.COM, Rabu (30/5/2018).

Meski begitu ARA, Sapaanya belum memastikan siapa saja petinjunya yang akan diutus.  Ia menyerahkan sepenuhnya kepada komisi tekhnik (Komtek). Apalagi ada 14 kelas yang akan dipertandingkan dengan batasan usia 19 tahun sampai 40 tahun. Masing-masing di kelas elite woman 48 kilogram (Kg), 52 Kg Kg, 54 Kg, 57 Kg, 60 Kg dan 64 Kg. Sementara untu kategori elite man masing-masing 46 Kg, 49 Kg, 52 Kg, 56 Kg, 60 Kg, 64 Kg, 69 kg dan 75 Kg.

Bacaan Lainnya
‘’Ada komisi yang menentukan siapa saja atlet yang layak. Tapi tetap berkoordinasi komisi lainnya agar seleksi atlet betul-betul berkualitas,” harap Wakil Ketua DPRD kota Makassar ini.

ARA menyebut Petinju Sulsel saat ini cukup banyak. Sementara panitia pelaksana membatasi setiap kelas hanya bisa diikuti satu atlet dari satu daerah.

“Karena itu harus selektif. Karena daerah lain juga menurunkan atlet terbaiknya,” ujar ARA yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kota Makassar ini.

Namun ARA mengakui akan memprioritaskan atlet-atletnya yang masuk dalam Sulsel Prima untuk persiapan mengikuti Pra PON dan PON XX 2020 di Papua.

‘’Atlet yang kami siapkan ikut Pra PON  tentu harus jadi prioritas. Merela harus punya jam terbang yang banyak. Event ini juga  sekaligus jadi ajang untuk mengukur kemampuan atlet Sulsel di level nasional sekaligus  mengintip kekuatan lawan,” katanya.

Komisi Bimtek Pertina Sulsel, Firmanto Muis dan Alberth Lala’ar  mengakui sudah mengantongi sejumlah nama yang akan masuk dalam skuad tim Sulsel di Piala Kapolri Cup Manado. Meski begitu ia mengaku sejumlah nama yang ada belum final.

‘’Kita masih akan melihat perkembangan para atlet. Sebab semua kemungkinan bisa saja terjadi. Apalagi masih ada waktu sekitar satu bulan untuk mempersipkan diri,” katanya.

Firmanto  mengaku akan betul-betul selektif memilih atlet. Apalagi ada target yang dibebankan oleh Ketua Pertina Sulsel. Meski begitu ia mengaku optimis bisa meraih hasil maksimal. Hanya saja untuk bisa merealisasikan target harus ditunjang dengan persiapan yang baik.

‘’Kapolri Cup II ini bukan hanya akan diikuti petinju Indonesia tetapi juga diikuti petinju dari negara lain,” timpal Albert.

Pada Kapolri Cup 1 di Jambi, satu dari tiga petinju Sulsel Blasius Kuruop yang turun di kelas 64 Kg meraih medali perak. Anggota TNI yang bertugas di Yon Sipur 10 Kodam XIV Hasanuddin ini kalah angka dari petinju Pelatnas asal Jawa Barat yang memang  sarat pengalaman,  Michael Manopo.

Ketua Harian Pertina Sulsel, DR Joni Muis, M.Pd menambahkan  sejak awal kepengurusan Pertina Sulsel konsentrasi dalam hal pembinaan atlet menju PON XX di Papua, khususunya pembinaan petinju usia muda.

“Sejak terpilih pada 2017 lalu kami langsung bekerja. Kami sudah mempersiapkan banyak atlet untuk menghadapi sejumlah event yang akan digelar di Indonesia. Yang paling dekat Kapolri Cup II di Manado’’ katanya.

 

Penulis : Asri Syahril

 

Pos terkait