INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Direktur Oprasional (Dirops) Terminal Regional Daya Makassar Rizal Asjahad Rahman memperkirakan, lonjakan penumpang arus mudik lebaran diprediksi mulai terjadi pada H-7 atau pada Jumat (8/6/2018) Hari Raya Idul Fitri.
“Sampai hari ini atau H-8 Idul Fitri, situasinya masih normal. Belum terjadi lonjakan arus mudik,” kata Ichal, sapaan akrab Dirops Terminal Daya, saat dihubungi INFOSULSEL. COM, Kamis (8/6/2018) malam.
Meski surat Keputusan Menteri Perhubungan menyebutkan arus mudik mulai dari H-8, namun ternyata itu tidak terjadi di Makassar. Ichal memperkirakan lonjakan arus mudik tahun uni akan terjadi pada H-5 lebaran.
Untuk jumlah penumpang Ichal memperkirakan tahun ini bisa mencapai 5000-7000 penumpang yang akan menggunakan jasa pelayanan Terminal Daya untuk menuju ke sejumlah kabupaten bagian utara Sulawesi Selatan (Sulsel).
”Kami perkirakan jumlah penumpang arus mudik tahun ini sama seperti tahun lalu, ” katanya.
Pihak pengelola Terminal Daya bekerja sama dengan instansi lainnya juga menyiapkan berbagai sarana pendukung kenyamanan guna kelancaran arus mudik. Di antaranya adalah ruang tunggu penumpang, ruang istirahat para pengemudi, ruang ibu menyusui atau laktasi, posko pengamanan terpadu, posko kesehatan umum dan posko pengecekan urin pengemudi.
“Juga termasuk ketersediaan air bersih pada toilet-toilet dan lampu penerangan yang memadai. Ini semua demi kenyamanan para penumpang yang akan melakukan mudik,” jelas Ichal.
Sementara untuk penyiapan sarana pendukung lainnya seperti posko pemeriksaan urine bagi para sopir , menurut Ichal merupakan program dari Kementrian Pehubungan, Balai Besar Perhubungan Darat (BPTD) Sulselbar.
Terkait keamanan, Ichal mengatakan, pihaknya juga melibatkan personil polisi dari Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar. Mereka akan disebar ke seluruh area terminal, baik yang berseragam lengkap maupun yang berpakaian preman.
Penulis : Asri Syahril





