Ini Alasan Amil Shadiq “Pede” Maju Sebagai Calon Senator DPD-RI

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Calon Senator DPD- RI, Amil Shadiq Arsyad Pana yang mendaftar melalui daerah pemilihan (Dapil) Sulsel pada Pemilu 2019 mengaku keinginannya maju karena ingin lebih mengabdikan diri dan berbuat banyak untuk membangun Sulsel.

Demikian disampaikannya, usai menggelar buka puasa bersama warga dan anak yatim, di posko pemenangannya, Jl. Bonto Bila Raya, Makassar, pada Rabu (6/6/2018).

Bacaan Lainnya

Amil Shadiq yang berprofesi sebagai Dosen Hukum Tata Negara Universitas Bosowa (Unibos) ini mengungkapkan jika terpilih akan merperkuat DPD melalui komunikasi politik dengan orang -orang partai untuk membangun daerah.

Salah satunya dengan cara mengusulkan untuk mengamandemen UUD 1945, pasal 22 ayat c dan d yang menyangkut tentang kewenangan DPD mengembangkan daerah dan membangun daerah.

“Pasal 22 ayat c dan d ini kewenangannya selalu diusulkan ke DPR, sebatas itu saja. Tidak memberi kewenangan yang spesifik ke DPD untuk membangun daerah, sehingga saya melihat bahwa pasal tersebut perlu diubah agar kewenangan DPD semakin luas untuk lebih produktif bekerja didaerahnya,” jelas Amil Shadiq.

Ditanya bagaimana akan bersaing dengan petahana dan tokoh- tokoh besar Sulsel yang juga maju mencalonkan diri, anak mantan Ketua PPP Sulsel ini mengaku tak gentar. Baginya, bekerja merebut hati masyarakat sambil berdoa itu hal yang utama, tidak perlu takut dengan nama nama besar sebab yang menentukan itu yang diatas (Allah SWT).

Tak hanya itu, mantan pelaksana tugas PPP Sulsel tahun 2007 ini mengklaim telah mempunyai basis dukungan di daerah kabupaten Luwu dan Enrekang, juga dosen dan mahasiswa Unibos yang tersebar dibeberapa daerah.

“Ini menjadi basis dukungan saya,” tandasnya.

Diketahui, Amli Shidiq Arsyad Pana maju sebagai calon senator DPD-RI Dapil Sulsel dengan dukungan 7800 KTP yang tersebar di 24 kabupaten/kota.(*/yud)

Editor: yudhi

Pos terkait