Dukung Kelautan di Sulsel, Kemenko Kemaritiman Kucurkan DAK Rp47,5 M Untuk Disdik Sulsel Pengadaan Kapal dan Simulator

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Janji Menteri Koordinasi Kemaritiman, Luhut B Pandjaitan untuk membantu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang kemaritiman akhirnya ditepati.

Tahun ini Sulsel menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp47,5 miliar untuk pengadaan kapal dan simulator untuk beberapa sekolah.

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui saat melakukan kunjungan bulan Agustus 2017 lalu, Luhut berjanji akan memberikan anggaran yang cukup besar untuk mendukung sektor kelautan di Sulsel. Utamanya dalam rangka menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan di tingkat SMK.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo menjelaskan membenarkan informasi tersebut. Menurut lelaki yang akrab disapa None tersebut, pengadaan kapal dan simulator itu untuk alat praktik siswa bidang kemaritiman. Ada delapan SMK se-Sulsel yang akan menggunakan peralatan ini.

None mengemukakan ide ini muncul atas kerja sama Disdik Sulsel, Kemendikbud, dan Kementerian Kemaritiman. Sulsel menjadi hub untuk pendidikan kemaritiman di Indonesia.

SMK yang beruntung memiliki kapal praktik berikut simulatornya adalah SMK yang memiliki jurusan perkapalan, nautica, dan perikanan.

“Iya sementara dalam proses lelang di LPSE untuk pengadaannya,” kata None panggilan akrabnya.

Untuk pengadaan kapal dan alat praktik tersebut, Disdik sudah membuka penawaran atau proses tender yang dibagi dalam enam paket.

Berdasarkan penelusuran di laman LPSE, enam paket pengadaan tersebut sudah ada yang selesai ditender. Namun ada juga yang masih berproses.

Untuk paket pengadaan alat-alat peraga dan pembuatan kapal penangkap ikan dengan nilai pagu Rp34,2 miliar, kode lelanh 6079 036, sudah selesai ditender. Ada empat perusahaan yang mengikuti lelang dan dimenangkan oleh CV Fajar Indah Pratama dengan harga penawaran Rp33,5 miliar.

Rencananya, sekolah yang akan mendapatkan alat ini diantaranya SMK Negeri 2 Bantaeng, SMK Negeri 3 Selayar, SMK Negeri 1 Takalar, SMK Negeri 3 Bulukumba, SMK Negeri 7 Bulukumba, SMK 9 Makassar, SMK 3 Jeneponto, dan SMK 7 Pinrang.

Untuk pengadaan simulator, Disdik membaginya menjadi tiga paket. Dua paket untuk kapal niaga masing-masing Rp2,2 dan Rp1,1 miliar. Dan satu paket simulator kapal penangkap ikan Rp5,4 m.

Untuk paket pengadaan alat peraga simulator nautika kapal penangkap ikan, disiapkan pagu sebesar Rp5,39 miliar. Proyek pengadaan ini juga sudah ditender. Ada 25 peserta lelang yang mengikuti tender namun dimenangkan oleh PT. Reksatama Mandiri dari Samarinda dengan harga penawaran Rp5,357 miliar. Paket lokasi pengerjaannya di Barru, Selayar, takalar, Sinjai, dan Bulukumba.

Sementara untuk alat peraga agribisnis perikanan tawar Rp1,6 miliar juga sudah ditender dan masuk masa sanggah. Begitu juga dengan alat praktik agribisnis perikanan air payau dan air laut sebesar Rp2 M juga sudah ditenderkan dan saat ini masuk masa sanggah.

None mengatakan, karena pengadaan kapal praktik berikut alat simulatornya ini cukup strategis serta menggunakan biaya yang cukup besar, pihaknya menggandeng Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Penulis: Mirsan
Editor: Yudhi

Pos terkait