INFOSULSEL.COM,MAKASSAR – Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Makassar, Sabtu-Ahad (28-29/7/2018).
Presiden yang didampimgi Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba Sabtu petang. Salah satu agenda Kepala Negara kali ini menghadiri Jalan Sehat Sahabat Rakyat Indonesia di Makassar yang akan diikuti sekitar 500-an ribu orang.
Kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta ini tak hanya menyita perhatian masyarakat, namun juga sejumlah legislator. Salah satunya Ketua Dewan Pimpina cabang (DPC) Partai Demokrat kota Makassar yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali.
‘’Saya harap kunjungan Presiden ke Makassar kali ini bisa menjadi momentum positif bagi progres pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan,” ujar adi kandung mantan legislator DPRRI fraksi Demokrat Reza Ali, ini.
Menurut legislator dua periode ini, ada beberapa proyek yang menurutnya butuh perhatian langsung Presiden. Diantaranya rencana pembangunan Tol Layang Pettarani, penyediaan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) di areal reklamasi Central Points of Indonesia (CPI) dan pembangunan fasilitas olahraga bertaraf Internasional di areal CPI.
“Kami harap kunjungan Pak Jokowi ke Makassar bisa juga menyerap aspirasi masyarakat. Seperti pembangunan Tol Layang di kota Makassar dipercepat. Mengingat kemacetan sudah semakin parah. Termasuk soal CPI, harus dipastikan ruang publik fasum dan fasosnya berada disitu. Yang tidak kalah pentingnya adalah GOR bertaraf Internasional di sekitar CPI. Jangan hanya membangun ruang privat untuk orang kaya saja,” cetus ARA, sapaanya.
Ia juga mengingkatkan saat ini Indonesia tengah menjadi tuan rumah Asian Games 2018, dimana semangat Asean Games yang dibawa Presiden dapat berdampak positif pada kemajuan infrastruktur olahraga di Makassar.
“Masyarakat Makassar sudah lama bermimpi punya stadion dan gedung olah raga yang refresntative berstandar Internasional. Semoga Presiden Jokowi bisa mewujudkan mimpi itu. Apalagi lahan di sekitar reklamasi CPI banyak yang nganggur. Dari pada dibangun hanya untuk ruang privat saja, kan lebih baik dimanfaatkan untuk kepentingan umum,” ucap Legislator Fraksi Demokrat itu.
ARA yang juga menjabat Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar menambahkan, harapan masyarakat di Makassar sedianya disampaikan ke Istana melalui perwakilan di lembaga DPR RI. Namun sebagai wakil rakyat tingkat kota, ia juga ikut berkewajiban menyampaikan harapan masyarakat Makassar, khususnya pada momentum kunjung Presiden kali ini.
“Sebenarnya ini tugas anggota DPR RI yang bicara. Tapi tidak apalah saya sampaikan lewat media ini. Semoga kedatangan Presiden membawa manfaat langsung bagi Kota Makassar,” sebut ARA.
Penulis : Asri Syahril





