Lokataru Foundation: Kemenangan Kotak Kosong Bukti Nyata Kegagalan Partai Politik Serap Aspirasi Rakyat

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Aszhar menyebutkan kemenangan Kotak Kosong di Pilkada Makassar adalah wujud keinginan masyarakat yang sudah muak dan lelah terhadap partai politik meskipun hasil resmi dan final baru akan disampaikan pada tanggal 6 Juli 2018, namun berdasarkan perhitungan cepat sejumlah lembaga survei, Lokataru Fundation memandang bahwa kemenangan Kotak Kosong bukti nyata koreksi atas kegagalan partai politik menyerap aspirasi rakyat direpresentasikan oleh kandidat tunggal Munafri Arifuddin, SH dan drg. A. Rachmatika Dewi (Appi-Cicu)

Demikian disampaikan Haris Azhar di acara Deklarasi Koalisi Masyarakat Untuk Kolom Kosong, Cuntry Coffe Resto, Jl. Toddopuli Raya, pada Kamis (5/7/2018).

Bacaan Lainnya
“Kemenangan Kotak Kosong bukan sekedar fenomena tetapi sebuah sejarah baru di Republik ini. Kemunculan Kotak Kosong adalah bentuk koreksi terhadap partai politik yang tidak cerdas dan sangat egois memaksakan kehendak,” terang Haris Azhar.

Dijelaskan pula, jika ada pihak pihak yang mengait ngaitkan bahwa kemenangan kolom kosong ada kaitannya dengan Danny Pomanto. Menurutnya, dalam hal tertentu memang ada karena masyarakat melihat kelakuan dan cara cara yang tidak simpatik yang dilakukan oleh Appi- Cicu yang akhirnya mengorbankan Danny Pomanto.

“Jadi hubungannya ke masyarakat. Sehingga kalau Appi-Cicu mau mengadili hubungan tersebut maka adililah rakyat, jangan mengkambing hitamkan Danny Pomanto yang menurut saya itu cara cara penakut,” jelasnya.
“Kalau mereka hanya bisa menuduh bahwa kolom kosong curang, kita juga punya data bahwa mereka juga curang, semua setara dimata hukum. Silakan dibuktikan kalau sekedar menggugat dengan indikator bahwa Danny Pomato sujud syukur itu bukan cara cara cara terstruktur sistimatik dan massif

Untuk itu pihaknya berharap,
KPU Makassar harus jujur dan berani menyuarakan apa hasilnya
dan harus menindak lanjuti temuan temua massal dan pelanggaran yang dilakukan oleh Appi-Cicu

“Kalau tidak berani membela satu kepentingan yang secara jelas melakukan pelanggaran buat saya KPU telah melakukan kejahatan terhadap suara rakyat,” tandasnya.(*/yud)

Editor: Yudhi

Pos terkait