Robert Merasa PSM Diperlakukan Tidak Adil Oleh PT LIB

Pelatih PSM Robert Alberts.(FOTO: ASRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts merasa timnya diperlakukan tidak adil oleh operator Liga 1 2018, PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) karena melarang menggunakan Stadion Mattoanging melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-16 nanti.

Juku Eja tidak dapat bermarkas di Mattoanging akibat pencahayaan stadion yang tidak memenuhi syarat. Berdasarkan surat yang dikirim PT. LIB kepada manajemen, PSM Makassar harus mencari stadion lain untuk laga kandang yang digelar malam hari dan disiarkan langsung stasiun televisi pemegang hak siar Liga 1 2018.

Bacaan Lainnya
“Tim mana yang bermain empat pertandingan tandang dan satu pertandingan kandang diantaranya berubah menjadi lima pertandingan tandang,” ungkap Robert beberapa waktu lalu.

Pelatih asal Belanda ini membandingkan dengan apa yang dialami Perseru Serui yang memiliki permasalahan yang sama dengan PSM Makassar, yaitu penerangan lampu Stadion.

“Kalau memang lampu tidak bagus, kami bisa bermain sore hari di sini. Perseru bermain sore hari di Marora karena lampu stadionnya tidak bagus, kenapa kami tidak bisa ?,” cetus Robert.

“Kami punya lapangan yang berkualitas sedangkan Marora tidak,” sambungnya.

Dengan kondisi yang mengharuskan PSM Makassar menjalani lima pertandingannya selama bulan Juli di luar Makassar membuat pelatih asal Belanda tersebut harus bekerja ekstra menjaga kondisi anak asuhnya.

“Tidak mudah bagi pemain dan tim dalam sebulan ke depan. Sehingga kami mencoba untuk terus menggerakkan mereka (pemain) sebisa mungkin,” pungkasnya.

Penulis: Adriyan.

Pos terkait