Terungkap, Ini Alasan Jawara Pileg 2014 Pindah ke Partai Demokrat

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Sejumlah fenomena yang menarik disimak saat pendaftaran Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) partai untuk pemilu 2019.

Tak hanya banyaknya kader muda yang bermunculan, namun juga beberapa kader partai yang memutuskan untuk pindah ke partai lain.

Bacaan Lainnya

Salah satunya, anggota DPRD Kota Makassar yang memutuskan pindah dari Partai PKPI ke Partai Demokrat maju kembali sebagai incumben calon legislatif DPRD Kota Makassar pada Pileg 2019 mendatang.

Ditemui di gedung DPRD Kota Makassar, Arifin Dg Kulle sebagai pemilik suara terbanyak pada Pileg 2014 lalu itu mengaku, keputusannya memilih Partai Demokrat sudah punya hubungan emosiaonal yang cukup lama terjalin.

“Sejak saya terpilih jadi anggota DPRD saya sudah bergabung di fraksi Demokrat. Dan selama saya bergabung di tidak menemui kendala, semuanya aman aman saja.Setelah saya menghadap menyampaikan keinginan saya ke Ketua Demokrat Makassar, alhamdulilah saya diterima,” terang pemilik 8.740 suara di Dapil Mamarita ini.

Selain itu kata dia, selama proses pendaftaran Bacaleg di Partai yang menghantarkannya duduk sebagai anggota DPRD, sepi peminat tidak ada yang mendaftar.

“Bukan saya tidak mau tetapi memang selama proses pendaftaran Bacaleg tidak ada yang mendaftar. Bayangkan kalau hanya saya yang maju. Sekuat apapun kita mendulang suara kalau hanya sendiri saya kira tidak mungkin mendapatkan kursi apalagi dengan sistem sekarang ini berbeda dengan Pileg 2014,” urainya.

Menyoal potensi persaingan di Dapil Mamarita, anggota Komisi C ini mengaku, semua caleg mempunyai peluang yang sama.

“Mari kita sama sama bekerja, bagi saya tidak ada persaingan semua punya peluang yang sama,” ujarnya.

Ditambahkan, keputusannya memilih Partai Demokrat maju sebagai calon legislatif sudah bulat.

” Saya sudah menyurat penguduran diri ke PKPI. Kan ada persyaratan harus mundur sebagai kader dan mundur dari anggota DPRD. Kalaupun nantinya saya di PAW saya sudah siap. Tapi semua tergantung PKPI,” tutupnya.(*/yud)

Editor: Yudhi

Pos terkait