Danny Pomanto Ungkap Resep Makassar Hattrick Raih Adipura

Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto paparkan sejumlah program terkait sampah yang menjadikan kota Makassar meraih hattrick adipura tiga tahun berturut-turut.(FOTO: HUMAS PEMKOT MAKASSAR)

INFOSULSEL.COM, JAKARTA, — Piala Adipura yang diraih Makassar tiga tahun berturut-turut sejak dinakhodai Moh Ramdhan Pomanto, telah diketahui seantero nusantara. Tapi, apa resepnya? Itu yang tidak diketahui banyak orang.

Nah, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor)  Penanganan Sampah di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (7/8/2018) Walikota yang bertuga sejak 8 Mei 2014 ini berkesempatan  memaparkan bagaiamana mengelolah sampah di Makassar yang saat ini menjadi perbincangan nasional.

Bacaan Lainnya
“Gerakan-gerakan yang kami buat ini bukan hanya menjadi sebuah ucapan saja tapi menjadi kunci keberhasilan di Kota Makassar. Kita ada MTR, Mabello, Lihat Sampah Ambil (Lisa), Maju Rong, Bank Sampah dan Lorong Garden,” papar Danny.

Rakor yang dibuka Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan itu dihadiri  puluhan kepala daerah di Indonesia. Diantaranya Walikota Solo, Balikpapan, Medan, Ambon dan Bitung.

Sugesti dan semangat ini, lanjut Danny yang menjadikan partisipasi masyarakat untuk turut membersihkan wilayah.

‘’Hasilnya, terbukti. Kami meraih Adipura selama tiga tahun berturut-turut,” ujar Danny, bangga.

Danny juga menjelaskan penanganan sampah di laut. Namanya  program ‘Pattasaki’. Termasuk perahu jaga kanal.

‘’Walaupun kewenangan kemaritiman menjadi ranah provinsi dan pusat, tapi di Makassar juga ada perahu jaga kanal,” beber Danny.

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Pandjaitan, meminta kepala daerah agar serius menangani masalah sampah di wilayah masing-masing.

Penanganan sampah yang baik merupakan salah satu warisan positif yang dapat ditinggalkan saat berakhirnya masa jabatan.

“Saya mohon bapak-bapak Walikota lihat, bapak jadi walikota, bapak punya legacy apa sih? Suatu saat bapak akan berakhir juga kan, sama seperti saya. Setiap orang pasti ingin ada legacy,” ujarnya.

Ia meminta segenap Pemerintah Daerah untuk belajar dari keberhasilan penanganan sampah di daerah lain. Dengan demikian upaya menangani sampah dapat menjadi gerakan nasional.

 

Penulis : Asri Syahril

 

Pos terkait