BEM FE UNM: Menolak Lupa! Skorsing 6 Mahasiswa

Aksi Demonstrasi BEM FE UNM, Selasa (25/9/2018).

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (FE UNM) kembali melakukan aksi demonstrasi menuntut perwujudan demokratisasi dalam kampusnya, Selasa (25/9/2018).

Berdasarkan pengamatan lapangan, puluhan mahasiswa yang berasal dari seluruh jurusan yang ada di FE UNM saling bergantian melakukan orasi dan pembentangan spanduk kritik terhadap pimpinan.

Bacaan Lainnya

Presiden BEM FE UNM, Andri mengatakan, kasus skorsing terhadap 6 mahasiswa sampai saat ini belum terselesaikan. Padahal, salah satu permintaan Ombudsman yakni, meminta pimpinan Fakultas untuk mencabut SK skorsing tersebut.

“LAHP-nya memang belum keluar tapi Ombudsman telah mengatakan meminta Pimpinan FE UNM untuk mencabut SK skorsing tersebut,” ujarnya.

Andri yang juga selaku Jendral Lapangan (Jenlap) aksi mengaku, kasus Filtra Absri, mahasiswa angkatan 2011 yang terancam DO karena masalah dendam pribadi dengan Ketua Prodi juga menjadi poin tuntutan mereka.

“Filtra Absri telah melakukan konsultasi proposal selama 2 tahun. Ia tidak dikehendaki menjadi seorang sarjana karena pernah mendemo ketua prodi yang juga selaku dosen pembimbing skripsinya,” ungkapnya.

“Lagi-lagi persoalan dendam. Hanya masalah karena tak terima di demo. Padahal, menyampaikan aspirasi telah menjadi amanat konstitusi,” tambahnya.

Diketahui, tak hanya persoalan skorsing dan DO, aksi demonstrasi yang diprakarsai BEM FE UNM ini juga melayangkan beberapa tuntutan yakni, hentikan diskriminasi rambut panjang, stop penggabungan kelas serta pemindahan jadwal, perjelas jadwal kelas Prodi Pendidikan Ekonomi Pare-Pare dan stop pemaksaan pembelian buku.

Citizen Reporter: Taufiq Q.
Editor: Adriyan.

Pos terkait