INFOSULSEL.COM, MAKASSAR, – Nama Filtra Absri mungkin tak asing lagi ditelinga kita. Pria yang akrab disapa Itta ini merupakan mahasiswa Univeristas Negeri Makassar (UNM) yang viral dimedia sosial lantaran di Drop Out (DO) karena dugaan dendam dari Ketua Prodinya.
Padahal, mahasiswa angkatan 2011 Program Studi (Prodi) Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi UNM ini sebelumnya mengaku telah melakukan konsultasi proposal sebanyak 19 kali dalam kurun waktu 2 tahun.
Namun, ketua prodi yang juga selaku dosen pembimbingnya hanya memberikan arahan untuk segera hengkang dari UNM.
Menanggapi persoalan ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FE UNM bersama puluhan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi meminta Filtra Absri untuk disarjanakan di UNM, Senin, (25/9/2018) pagi tadi.
“Sampai hari ini tidak ada sama sekali kejelasan bagaimana nasib saudara kami Filtra Absri,” ujar Andri (Presiden BEM FE UNM) saat orasi di lapangan FE UNM.
“Harusnya masalah seperti ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan oleh jajaran Pimpinan Fakultas. Apalagi, ini persoalan dendam pribadi yang merembes ke masalah akademik,” tambahnya.
Sementara itu, Filtra Absri saat dikonfirmasi via WhatsApp mengucap rasa terima kasih karena sangat banyak dukungan yang diberikannya sampai saat ini, baik dari dalam maupun diluar kampus.
“Saya berterima kasih atas kepedulian dari BEM FE UNM beserta teman-teman yang masih memberikan doa dan dukungannya agar saya bisa kembali diterima di UNM,” ungkapnya.
Ia pun mengaku selama ini, permintaannya hanya satu yakni, menjadi bagian kecil dari Alumni UNM. Filtra juga ingin membanggakan orang tuanya walaupun sekadar dengan memperlihatkan dirinya memakai toga saat wisuda.
“Cita-cita saya hanya satu. Hanya untuk menjadi bagian kecil dari Alumni UNM. Sekali lagi saya berterima kasih atas dukungan teman-teman,” ujarnya.
Diketahui, sampai saat ini Filtra Absri telah melaporkan kasusnya di Ombudman. Ombudsman pun akan segera mengundang Rektor UNM untuk menerima langsung Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP).(**)
Citizen Reporter: Taufiq Q
Editor: Adriyan.





