INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Untuk kelima kalinya dalam dua musim terakhir, PSM Makassar gagal menaklukkan Barito Putera yang dilatih Jacksen Tiago.
Teranyar, Juku Eja gagal menang di kandang sendiri setelah bermain imbang 1-1. Bahkan hasil imbang tersebut merupakan yang ketiga beruntun ketika bermain di Stadion Mattoanging Makassar melawan klub asal Kalimantan tersebut.
Menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas kegagalan tersebut, pelatih Robert Alberts mengungkapkan anak asuhnya kesulitan menembus pertahanan berlapis Barito Putera.
“Saat kami bermain dengan tempo tinggi, lawan telah menumpuk di area pertahanannya. Harusnya kami bermain cepat agar mendapat ruang gerak yang lebih banyak,” ungkapnya setelah pertandingan.
Robert pun menilai anak asuhnya merasa tertekan karena pergerakannya terbatas ditambah Willjan Pluim dkk frustrasi membangun variasi serangan.
“Menumpuknya lawan membuat kami kurang mendapatkan ruang gerak sehingga pemain merasa tertekan. Kami juga terlalu memaksa crossing dari sisi kiri,” ucap Robert.
Bahkan, pelatih berusia 63 tahun ini mengakui kehadiran striker asing, Sandro, belum mampu memberi dampak positif di pertandingan tersebut.
“Sandro mempunyai satu percobaan yang Ia lewatkan. Pasti Ia telah melihat perbedaan antara liga sebelumnya dia bermain dengan di liga ini,” beber Robert.
Dalam lima pertemuan terakhir melawan Barito Putera, PSM Makassar hanya mampu memetik empat hasil imbang dan satu kali menelan kekalahan.
Hasil imbang ini semakin memperparah kondisi PSM Makassar yang puasa kemenangan pada lima pertandingan terakhir di Liga 1 2018.
Editor: Adriyan.





