Dekan FE UNM Sebut Kasus Skorsing Sudah Selesai, Benarkah?

Body painting yang merupakan varian dari aksi solidaritas tuntut pencabutan skorsing enam mahasiswa FE UNM dan pemukulan oknum dosen kepada mahasiswa FIK UNM di Menara Pinisi UNM, Senin (26/11/2018).

InfoSulsel.com, Makassar – Tuntutan pencabutan skorsing terhadap enam mahasiswa Fakultas Ekonomi kembali dimeriahkan oleh ratusan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam aksi solidaritas di Menara Pinisi UNM, Jl. A. P. Pettarani, Senin (26/11/2018).

Tidak hanya berorasi, body painting dan penampilan puisi turut menjadi sajian dalam aksi yang digelar kali ini. Usaha massa aksi pun terbayarkan dengan bersedianya pimpinan kampus melakukan dialog bersama mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Dalam sesi dialog, salah satu mahasiswa melempar pertanyaan mengenai kejelasan kasus skorsing kepada Dekan Fakultas Ekonomi.

Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. H. Muhammad Azis, M.Si menerangkan, putusan skorsing itu sudah final dan kasus ini dianggap telah usai.

“Kasus skorsing ini sudah selesai, sudah berulang kali kita melakukan pembicaraan terkait hal tersebut,” terangnya kepada massa aksi.

Merasa ucapan Dekan tidak sesuai fakta, massa aksi berbalik merespon dengan teriakan. Salah seorang mahasiswa yang juga menjadi korban skorsing, Ijul menegaskan, belum ada solusi yang lahir sampai hari ini.

“Saya belum mendapatkan adanya solusi yang bisa menjadi pemecahan dari kasus skorsing yang menjerat enam mahasiswa ekonomi,” bantahan Ijul kepada Dekan.

Dialog berjalan kusir karena baik pihak mahasiswa apalagi pihak birokrasi masing-masing mempertahankan argumennya.(**)

Penulis: Rhenno
Editor: Adriyan

Pos terkait