Massa Aksi Pendudukan Gedung Pimpinan FE UNM Dikurung Pihak Keamanan Kampus

Massa aksi pendudukan gedung pimpinan FE UNM yang terkurung akibat pihak keamanan kampus menggembok akses keluar dari gedung tersebut, Jum'at (2/11/2018).

InfoSulsel.com, Makassar – Massa aksi pendudukan terkait pencabutan Surat Keputusan (SK) skorsing tidak dapat keluar dari Gedung Pimpinan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (FE UNM).

Pasalnya, dua akses keluar dari gedung tersebut digembok oleh pihak keamanan kampus, pagi dini hari tadi. Sehingga, mahasiswa yang menginap di gedung fakultas tidak dapat keluar.

Bacaan Lainnya

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FE UNM mengaku, sangat kecewa dengan tindakan kurang menyenangkan dari pihak pimpinan kampus.

“Ini bentuk tindakan apa lagi yang diberikan kepada kami. Tuntutan yang kami bawa hanya meminta SK skorsing itu dicabut karena sudah ada fakta hukum yang berbicara persoalan itu. Kenapa harus dikurung dari luar?,” ujarnya, Jum’at (2/11/2018).

Andri mengatakan, dirinya bersama rekannya banyak yang sudah lapar. Ia mengatakan, mahasiswa yang hanya sekadar membeli makanan dan mandi tidak dapat keluar karena akses keluar yang terkunci.

“Pimpinan sebenarnya maunya apa? Kita ini dianggap apa di kampus? Sampai-sampai dikunci dari luar,” pungkasnya.

Diketahui, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM FE UNM melakukan aksi pendudukan di gedung pimpinan FE UNM sejak pagi kemarin.

Massa aksi menuntut pencabutan SK skorsing enam mahasiswa FE UNM karena telah adanya Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) dan tindakan korektif dari Ombudsman untuk mencabut SK tersebut.(*)

Editor: Adriyan.

Pos terkait