InfoSulsel.com, Makassar – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang dikenal dengan sebutan kampus orange kembali menuai sorotan publik.
Pasalnya, mahasiswa yang awalnya berdemo di pelataran Menara Pinisi UNM tumpah ke Jl. A. P. Pettarani hingga menutup ruas jalan.
Diduga massa aksi turun ke jalan karena ulah birokrasi UNM yang hengkang pada saat melakukan dialog dan tidak memberikan solusi seperti yang diharapkan oleh mahasiswa.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNM, Prof. Arifuddin Usman menjelaskan, itu merupakan hak mahasiswa untuk berdemonstrasi. Tapi ia berharap jangan sampai merugikan orang lain.
“Disinikan sebenarnya kecerdasan intelektualnya tidak jalan, apa hubungannya skorsing dengan turun ke jalanan. Tidak mungkin pengguna jalan mau membantu mereka, justru mereka marah karena perjalanannya terhambat,” paparnya saat ditemui di Lt. 4 Menara Pinisi beberapa waktu lalu.
Mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNM ini juga mengatakan, kalau mahasiswa melakukan aksi di luar lingkup kampus itu sudah bukan wewenangnya lagi.
“Kalau terjadi apa-apa itu sudah menjadi tanggung jawab pihak kepolisian karena sudah turun ke jalanan,” tuturnya.(*)
Penulis: Rhenno | Editor: Adriyan





