INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Jelang debat calon wakil presiden (cawapres), dua kubu pendukung calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 01 dan 02 berkumpul di Ombak Café & Resto di Jalan Ujungpandang No. 6, Makassar, sejak pagi hingga malam, Ahad (17/3/2019).
Kedua relawan hadir dalam agenda yang berbeda. Kubu relawan 01 dari komunitas Sehati, menggelar acara lomba lagu pop singer se kota Makassar. Sementara dari kubu relawan capres 02 Prabowo Sandi menggelar lomba senam The Power of Emak-Emak.
Sekitar 1000-an relawan hadir di restoran yang dikelola oleh mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Reza Ali, itu. Namun relawan Prabowo Sandi yang tergabung dalam komunitas Mujahidah jumlahnya jauh lebih banyak.
Kedua kubu juga hadir menggunakan pakaian kebesaran mereka masing-masing. Komunitas Sehati mengenakan baju dominan warna kuning dipadu warna hitam. Sementara kubu Mujahidah, mengenakan baju yang didominasi warna biru. Sejak pukul 06.00 pagi mereka hadir. Acara didahului senam massal yang digelar oleh komunitas Mujahidah. Suasananya cukup semarak dan penuh keakraban. Lagu The Power of Emak-Emak menyemangati para relawan. Mereka bergoyang bersama dalam satu gerakan.
Usai senam massal mereka berbaur menuju Ombak Café. Saling membantu dan memberi ruang untuk kelancaran kegiatan masing-masing. Mereka berkumpul tanpa sekat. Tanpa suara-suara minor.
Lomba senam The Power of Emak-Emak yang diikuti puluhan kelompok senam emak-emak ini dibuka oleh anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Partai Demokrat yang juga caleg nomor urut 1 dari Dapil Sulsel 1 Partai Demokrat, Andi Januar Jaury Dharwis. Pembukaan ditandai dengan letusan mercon kertas ke udara.
Owner Ombak Café & Resto Reza Ali mengaku kagum melihat sikap dewasa para relawan. ‘’Saya sengaja memberikan ruang bagi kedua kubu relawan sekaligus mengedukasi bagaimana berpolitik yang cerdas dan santun. Ini juga bis amenjadi contoh bagi relawan-relawan lain bahwa pilihan boleh berbeda tapi kita semua tetap bersaudara,” ujar Reza, saat ditemui di cafe ombak, had malam.
Menurutnya, kalo di luar sana ada insiden yang terjadi antara relawan dua kubu atau simpatisan pendukung kedua capres, namun kata Reza di tempat usaha yang dikelolanya hal itu tidak terjadi.
‘’Saya sengaja kondisikan pertemuan kedua kubu relawan capres ini di satu tempat. Tanpa ada sekat. Agar mereka bisa belajar berpolitik santun. Ternyata hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Tak ada gesekan dan tak ada yang merendahkan satu sama lain. Semua akur dan acara mereka berjalan aman dan lancar,” jelas Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel pertama ini.
Reza tak memungkiri bahwa di tahun politik seperti saat ini ada pihak-pihak tertentu yang mau memecah belah bangsa Indonesia. ‘’Ini yang harus diwaspadai,’’ tegas Reza. Dia berharap di Makassar, khususnya dan Sulsel hal itu tidak terjadi hingga Pemilu nanti selesai.
Penulis : Asril Syahril





