INFOSULSEL.COM, MAKASSAR-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) khawatir stabilas ekonomi akan terhambat memasuki tahun politik 2019, lantaran fokus dan energi pemerintah mau tidak mau akan terbagi.
“Walaupun sampai sekarang ini, kata dia, keamanaan dan pelindungan dunia usaha masih terjaga dengan baik. Namun sudah banyak pelaku usaha merasa khawatir dan tidak ingin mengambil resiko,” kata Ketua DPP APINDO Sulsel, Lantureng, di Hotel Claro, Senin (18/3/2019)
“Melihat gejolak politik saat ini tentu dunia usaha sedikit “mengerem”. Kalau produksinya misalnya 100 ton perhari kita kurangi 30 persen. Karena kita ingin mengantisipasi gejolak-gejolak yang sangat berbahaya yang bisa merugiakan dunia usaha,” lanjutnya.
Oleh karena itu kata Latunreng, memasuki tahun politik 2019 pengusaha lebih memilih langkah menunggu perkembangan.
Menurutnya, fokus pengelolaan ekonomi sangat terpengaruh dinamika politik yang ada, khususnya dampak politik yang bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.
“Jadi kita berharap dinamika politik jangan memecah belah masyarakat, apa lagi isu agama, ras, kita harapkan tak terjadi. Kalau terjadi akan berpengaruh terhadap stabiltas pelaku ekonomi kita.
Ia menjelaskan, bahwa kontribusi APBN berasal dari 75 persen dari dunia usaha. Jika ada gangguan dikhawatirkan negara tidak mampu lagi menyerap APBN dari dunia usaha.
“Dan Apindo juga berharap pemilu ini berjalan dengan baik dan kami ingin nantinya siapapun terpilih bisa memahami dunia usaha,” tandasnya.(*)
Editor: admin.



