Fraksi Demokrat Makassar Ingatkan Data Fiktif Tenaga Honorer, Fatmawati : Harus Dicoret

Fatmawati Wahyuddin., legislatir Partai Demokrat Kota makassar.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sekretaris Komisi D DRPD Makassar, Fatmawati Wahyudin meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali mengecek temuan inspektorat kota Makassar terkait tenaga honorer fiktif.

“Kami mendorong Pemkot Makassar untuk melakukan pengecekan ulang data-data honorer yang ada di Kota Makassar. Karena kami melihat honorer yang ada di kelurahan dan SKPD biasa cuma nama saja tetapi orangnya tidak ada,” ungkap Fatmawati ke wartawan Infosulsel.com, Kamis (23/1/2020).

Bacaan Lainnya

Dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terdaftar 8.862 tenaga honorer. Namun setelah diaudit, inspektorat hanya menyebutkan hanya ada 8.476 tenaga honorer. Ada selisih 386 yang diduga fiktif.

“Saya ngga tau dia mengundurkan diri atau apa. Kami  DPRD mendorong kepada Pemkot Makassar untuk melakukan evaluasi dan mengecek ulang tenaga honorer yang betul-betul aktif. Kalo memang dia tidak aktif dicoret saja,” terang politisi Demokrat itu.

Namun temuan itu dibantah
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pemerintah dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman.

“Itu bukan fiktif atau siluman tapi selisih dari jumlah tenaga kontrak yang terdata di BKPSDM 8.862 orang. Bukan selisih lebih,” papar Basri.

Meski demikian, Basri mengakui data tenaga honorer yang terdaftar di BKD 8.862 orang. Sementara hasil audit inspektorat di lapangan hanya 8.476.

“Selisihnya memang 386. Jadi bukan siluman namanya. Yang dimaskud siluman itu ketika jumlah di lapangan lebih besar dari data base BKD,” kilah Basri.(andi/riel)

Pos terkait